JOGJA– Sukses Setya Novanto memenangi musyawarah nasional luar biasa (Munaslub) Partai Golkar diikuti orang-orang terdekatnya. Salah satunya, Nusron Wahid, yang saat ini menjadi pelaksana tugas ketua DPD Golkar DIJ.

Nusron didaulat memimpin partai beringin DIJ sampai musyawarah daerah (musda). “Setelah ada pemilihan ketua DPD I, baru tugas Pak Nusron selesai, ” kata Ketua Dewan Pertimbangan (Wantim) DPD Golkar DIJ Adi Sutrisno di sela ziarah ke Taman Makam Pahlawan kemarin (20/10).

Posisi Nusron saat ini adalah ketua badan pemenangan pemilu Jawa dan Sumatera DPP. Menurutnya, penunjukkan Nusron dilakukan langsung Setya Novanto. “Tidak tahu bagaimana penunjukkannya. Yang jelas itu wewenang DPP,” ucapnya.

Najib M. Saleh, anggota wantim DPD Golkar DIJ lainnya, menambahkan, kedudukan Nusron selanjutnya akan ditentukan saat musda. Siapapun yang terpilih berhak menjabat ketua hingga lima tahun ke depan.

“Bisa saja tetap. Tapi rasanya tidak mungkin karena beliau banyak berkiprah di Jakarta, ” ujarnya.

Selain menunjuk Nusron, DPP Golkar juga mengangkat Agus Mulyono sebagai plt sekretaris. Mantan anggota DPRD DIJ itu menjadi keterwakilan orang daerah.

Disinggung peluang posisi ketua DPD Golkar DIJ, Agus Mulyono menyerahkan ke mekanisme musda. Apalagi dengan adanya aturan maksimal dua periode, Gandung Pardiman sudah tak mungkin lagi menjabat ketua. Terlebih, saat ini Gandung lebih sering berada di Jakarta. Ia membantu kinerja DPP. (eri/yog/ong)