BANDUNG – Cabang olahraga panahan menambah tiga koleksi medali emas bagi kontingen DIJ. Emas pertama kemarin dipersembahkan Astutingsih dan Widi Nuryanto di nomor aduan mixed team ronde recurve open. Medali perak untuk Iis Susilowati dan Joko Budi (Jabar), dan perunggu untuk Suharni dan Abdul Hamid (Kaltim).

Medali emas kedua disumbangkan V Ninik Umardiyani, Sutriaji, dan Slamet di nomor aduan double mixed team ronde recurve open. Posisi kedua untuk Suharni, Heri P, dan Abdul Hamid (Kaltim). Di posisi ketiga Wantini, Budi Yana, dan M. Nurhandi (Jabar).

Medali emas ketiga panahan dipersembahkan V Ninik Umardiyani di nomor aduan perorangan ronde recurve open putri. Dia mengungguli Wantini (Jabar) di posisi kedua, dan Suharni (Kaltim) di posisi ketiga.

Hari ini dan besok, kontingen DIJ masih berpeluang menambah emas di cabang panahan. Tuwariyah hari ini akan bertanding di babak final nomor perorangan compound putri. Tuwariyah yang berpasangan dengan MH Abror juga ke final di nomor mixed team compound. Sedangkan besok, Astutiningsih dan Widi Nuryanto akan bertanding di babak puncak di nomor mixed team standart bow.

Di nomor double mixed team standart bow, DIJ menyertakan Widi Nuryanto, Astutiningsih, dan Sujadi. “Kami akan maksimalkan perolehan medali emas untuk kontingen DIJ dari panahan. Peluang menambah emas sangat terbuka lebar,'” kata pelatih panahan DIJ Sriyono di sela mendampingi Wakil Gubernur DIJ Paku Alam X meninjau venue panahan di GOR Padjajaran, kemarin (20/10).

DIJ juga menambah koleksi medali emas di cabang tenis kursi roda. Pasangan Ditem dan Ndaru Patma Putri menjadi yang terbaik di ganda putri pemula. Sedangkan Nurdin menyumbangkan medali perunggu tenis kursi roda di tunggal quat putra dalam pertandingan di Lapangan Tenis Taman Maluku.

Sementara itu, pecatur muda DIJ Gayuh Satrio menyumbangkan emas lagi. Setelah merebut emas di nomor standar tuna netra low vision B2/B3, kemarin Gayuh merebut medali emas di catur cepat 30 menit B2/B3. Dengan raihan dua medali emas ini, catur sudah memenuhi target dua emas yang dicanangkan.

“Kami masih memiliki peluang lagi untuk menambah medali,” kata pelatih catur DIJ Suranto di sela perlombaan yang dihelat di Hotel Savoi Homan.

Sedangkan cabang atletik, hingga kemarin sudah mempersembahkan enam medali perak dan 11 perunggu. Tambahan medali perunggu kemarin disumbangkan R. Ari Setiawan di nomor lempar lembing. Sehari sebelumnya, Ari juga meraih perunggu di nomor tolak peluru. Sedangkan Nurfendi di kategori tuna netra T13 merebut medali perunggu di nomor 200 meter.

Di nomor 200 meter putri, Erna juga merebut medali perunggu. Sementara Feby Pryscilia merebut medali perak di nomor 200 meter ini. “Besok (hari ini) kami berharap Sudartatik bisa mempersembahkan emas di nomor spesialisasinya lempar cakram,'” kata pelatih atletik DIJ Herlina.

Kepada para atlet DIJ, Wakil Gubernur DIJ Paku Alam X berpesan untuk tetap bersemangat dalam bertanding. Dia juga meminta para atlet, ofisial, dan pelatih dari DIJ untuk menjaga kekompakan dan kesehatan. Setelah melakukan pertemuan dengan ofisial, pelatih, dan perwakilan atlet, Paku ALam X kemarin menyempatkan diri untuk memberikan dukungan langsung kepada para atlet di GBLA dan GOR Padjajaran. “Saya yakin, atlet-atlet DIJ akan meraih hasil yang memuaskan,” ujarnya. (din/ila/ong)