JOGJA – Sudah 20 tahun, PT XL Axiata Tbk (XL) hadir di tengah masyarakat Indonesia untuk memenuhi kebutuhan atas layanan telekomunikasi. Dalam rentang waktu yang cukup panjang di Industri Telekomunikasi Seluler ini, berbagai terobosan telah XL pelopori dalam memajukan industri, sekaligus memperbaiki kualitas layanan pada pelanggan dan masyarakat.

Kini, XLsiap berkontribusi dalam mewujudkan visi 1 miliar koneksi oleh Industri Telekomunikasi Nasional di masa depan.

VP XL Central Region, Rd. Sofia Purbayanti, mengatakan, dalam rentang 20 tahun berkiprah melayani masyarakat Indonesia, XL mempelopori banyak hal yang kemudian bukan saja ikut memajukan industri, namun juga meningkatkan layanan pada pelanggan, serta memperbesar kontribusi sektor telekomunikasi pada pembangunan nasional.

“Lebih dari itu, sebagai entitas bisnis di Indonesia, kami memiliki tanggung jawab ikut meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan layanan telekomunikasi dan kini juga layanan internet dan data yang mampu menunjang kinerja dan produktivitas masyarakat,” tegas Sofia, beberapa waktu lalu.

Sofia menambahkan, XL akan terus berupaya memperbesar kontribusi pada masyarakat dan negara dengan meningkatkan layanan. Baik secara kualitas, inovasi produk, juga jangkauan layanan.

“Dengan dukungan iklim usaha yang kondusif, serta potensi pasar layanan data yang masih cukup besar di Indonesia hingga tahun-tahun ke depan, XL akan mampu melayani masyarakat Indonesia dalam memasuki era digital yang tak terbendung lagi,” katanya.

Ia menegaskan, XL siap menghadirkan layanan-layanan yang bersifat one shop solution yang melalui jaringan internet akan mampu diakses dari berbagai penjuru dunia.Menurutnya, kini XL semakin maju dengan memasuki ranah layanan yang lebih luas dan menjangkau siapa saja yang terkoneksi dengan jaringan internet. Dengan beragam layanan data digital, yang mengacu pada kebutuhan sehari-hari masyarakat, layanan XL bisa diakses oleh siapa saja, dan di mana saja. Bahkan melintasi batas negara.

“Layanan-layanan tersebut antara lain adalah berbasis e-commerce,Internet of Thing (IOT), integrated e-channel, mobile advertising, digital entertainment, dan mobile finance solution. Melalui beragam layanan digital tersebut, XL berharap akan bisa memperluas koneksi ke masyarakat Indonesia dan di kawasan Asia Tenggara,” katanya.

Sumber daya jaringan dan teknologi yang XL miliki sudah mendukung untuk mewujudkan visi tersebut. Saat ini XL mengadopsi dan mengimplementasikan jaringan berteknologi 4G berbasis LTE. Seiring dengan perluasan 4G LTE ke berbagai daerah layanan, XL mulai melangkah lebih maju dengan implementasi teknologi 4T4R untuk memaksimalkan 4G LTE hingga 2 kali lipat. Penerapan teknologi 4T4R ini sekaligus menunjukkan kesiapan XL dengan menghadirkan layanan 4,5G, yang memiliki kemampuan layanan akses internet yang lebih baik lagi.

Bertepatan perayaan 2 dasawarsa XL melayani masyarakat Indonesia, XL meluncurkan layanan mobile broadband 4G LTE. Ini merupakan satu layanan terbaru yang sekaligus juga menandai dukungan XL pada masyarakat Indonesia dalam memasuki era digital.

“Layanan dengan nama “XL Go” ini mempermudah masyarakat dan pelanggan mengakses dan memanfaatkan internet cepat untuk berbagai keperluan produktif. Dengan layanan ini, masyarakat yang belum memiliki smartphone 4G akan bisa mengakses 4G, melalui Mifi atau router yang bisa membagi akses ke 10-32 smartphone atau laptop,” katanya.

Layanan mobile broadband ini mampu menghadirkan kecepatan akses internet hingga 150 Mbps. Selain itu, dengan spesifikasi teknis yang unggul, perangkat mampu menangkap sinyal 4G LTE di dalam ruangan secara kuat. Dengan keunggulan tersebut, selain meluncurkan “XL Go” untuk kalangan perorangan, juga bersamaan diluncurkan “XL Home” yang bermanfaat memenuhi kebutuhan keluarga, serta “XL Biz” untuk membantu pengembangan bisnis kalangan usaha kecil dan menengah (UKM).

Saat ini XL sudah mendesain paket-paket layanan yang menarik dan sesuai untuk kalangan yang beragam tersebut.

“Dengan paket Bundling seharga Rp 749 ribu, pelanggan memperoleh perangkat MiFi Huawei E5577 yang dilengkapi Paket Data 90 GB untuk pemakaian selama 3 bulan (6GB di jaringan 3G/4G + 24GB di jaringan 4G setiap bulannya). Selanjutnya pada bulan ke-4, pelanggan cukup berlangganan paket seharga Rp 125.000 per bulan untuk memperoleh kuota 30 GB per bulan,” paparnya.

Bagi pelanggan yang ingin memanfaatkan layanan ini untuk akes sekeluarga, tersedia paket “XL Home” router. Yakni, paket Data yang bisa digunakan kapan pun di jaringan 4G dengan kuota 240GB untuk akses selama 3 bulan (80GB per bulan) seharga Rp 1.499.000. Paket ini termasuk perangkat Wi-Fi router Huawei B310s yang memiliki koneksi cepat plug and play serta dapat dikoneksikan ke 32 perangkat sekaligus. Pada bulan ke-4, pelanggan hanya dikenakan Rp 300rb per bulan untuk menikmati paket Data 80GB per bulan.

Untuk kalangan UKM, XL menyediakan solusi “XL Biz”. Solusi ini berupa seperangkat mobile broadband router, paket data dan layanan bernilai tambah (value added service). Seperti web hosting, domain, storage cloud, XL Tunai, CUG, nomor XL virtual dan solusi lainnya yang bisa digunakan untuk akselerasi bisnis UKM.

“Hingga akhir 2017, XL menargetkan bisa melayani 80 ribu pelanggan UKM,” katanya.

Pelanggan dan masyarakat luas bisa memperoleh produk XL Go dan XL Home mulai 10 Oktober 2016 melalui ribuan pusat jalur penjualanXL di seluruh Indonesia. Seperti XL Center, toko-toko XL, retail outlet, agen-agen 4G. Selain itu, juga diperoleh melalui saluran penjualan online Bhinneka, Pazia, dan Elevania. Tersedia juga di toko ponsel terkemuka Eraphone, Pazia, Okeshop, Global Teleshop, Sellular Shop, Point 2000, Gallery Gadget, Sentra Ponsel.

XL yakin, layanan terbaru mobile broadband ini akan mampu terserap pasar, mengingat besarnya kebutuhan masyarakat dan pelanggan atas layanan internet cepat dan layanan data untuk meningkatkan produktivitas mereka. XL akan mengimbangi permintaan masyarakat tersebut dengan memperluas wilayah layanan 4G ke berbagai daerah dan kota-kota baru.

Saat ini XL melayani lebih dari 44 juta pelanggan. Termasuk di antaranya 24 juta pelanggan data, dengan dukungan infrastruktur jaringan yanghandal. Infrastruktur jaringan milik XL tersebut berupa 72.500 BTS. Rinciannya, 6.600 BTS 4G, lebih dari 40 ribu KM jaringan fiber optik yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Khusus layanan XL 4G LTE, hingga kini menjangkau masyarakat di 88 kota di Indonesia dengan 8 juta pelanggan, dan menjadi 100 kota di akhir tahun yang terlayani 4G LTE XL.(hes/dem)