JOGJA – Ada yang berbeda di Taman Budaya Yogyakarta (TBY). Di halaman depan terdapat sejumlah patung totem. Patung Totem biasanya untuk simbol pemujaan di daerah-daerah tertentu, namun kali ini patung-patung totem tersebut diubah menjadi karya seni dalam pameran bertajuk Nandur Srawung.

Ketua panitia Suharyatno mengatakan, dari 145 karya terdapat 105 karya lukis dan 40 karya patung totem. Karya-karya tersebut merupakan kreasi seniman yang berusia 5 sampai 87 tahun. Tidak hanya melibatkan seniman yang sudah ahli di bidangnya, juga menghadirkan karya-karya dari anak-anak penyandang disabilitas dari SLB di DIJ.

“Nandur Srawung kali ini mengusung tema Karya Anak Bangsa. Menghadirkan 580 seniman se-DIJ dengan 145 karya yang ditampilkan,” ujarnya kemarin.

Salah satu pengunjung pameran, Indah Permatasari, 22, mengaku tertarik pada pameran kali ini. Dia bersama teman-temannya dari sekolah seni rupa datang untuk melihat hasil karya seni tersebut. Sekaligus menjadi bahan inspirasi mereka dalam berkarya. “Semuanya bagus-bagus, tapi lebih menarik patung-patung totemnya,” tuturnya. (cr1/ila)