JOGJA – Kemenangan PSIM Jogja atas PSCS Cilacap mengantarkan Laskar Mataram menduduki puncak klasemen grup A ISC-B. Torehan poin Pratama Gilang dkk sama dengan PSCS dan Perssu Sumenep yang mengoleksi enam poin. Namun mereka unggul selisih gol dan head to head. Disinggung mengenai capaian sampai dengan sejauh ini, tim masih mencoba merendah dan mengaku tidak mematok target tertentu.

Pelatih PSIM Jogja Erwan Hendarwanto mengatakan, tim pelatih dan pemain akan selalu berusaha menikmati setiap pertandingan yang dijalani. Berusaha bermain terbaik dan mengejar grafik permainan yang diharapkan selalu naik.

“Sampai sejauh mana perjalanan kami nanti di ISC-B, akan kami lihat setelah fase 16 berakhir. Yang jelas kami tidak ada target tertentu. Mereka pemain selalu berproses dan akan menuai manfaatnya bagi mereka sendiri ke depan,” katanya kemarin (16/10).

Dalam pertandingan Sabtu (15/10) lalu, seluruh gol yang diciptakan berasal dari bola mati. Termasuk gol tim tamu yang berasal dari tendangan bebas yang disundul Taryono. Sementara Gilang Pratama menjadi bintang lapangan setelah dua kali tendangan bebasnya mengoyak gawang PSCS. Sementara sebiji gol PSIM dari titik putih dilesakkan M. Rifki.

“Dalam beberapa momen kami latihan memang kami asah terus mengenai bola mati. Karena kami juga masih kerap lengah dan terus kami perbaiki,” tambahnya.

Gol pertama Gilang Pratama dari tendangan bebas meluncur ke pojok atas gawang yang sulit dijangkau kiper. Sementara gol kedua melalui skema mengecoh perhatian kiper dan pagar hidup. Bola sepakannya sempat mengenai mistar dan arah bola lebih deras masuk ke gawang.

Di samping kemampuan dari bola mati, dalam pertandingan melawan PSCS yang sebetulnya lebih unggul secara pengalaman dan kualitas, ia menginstruksikan anak asuhnya lebih berani menyerang. Ini berbeda saat tandang ke Persiraja yang lebih banyak menunggu lawan dan mengandalkan serangan balik. “Memang ada sedikit perbedaan taktik. Kami mampu bermain terbuka karena kami menilai organsiasi permainan kami mulai membaik,” katanya.

Selanjutnya menghadapi jeda selama sepekan akan dilakukan tim untuk memperbaiki finishing dan fisik. Selain juga mengagendakan beberapa uji coba dengan klub selevel. “Sementara kami liburkan dulu, berlatih lagi besok Selasa,” jelas Erwan. (riz/laz)