GUNUNGKIDUL – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menetapkan Oktober 2016 sebagai bulan Inklusi Keuangan untuk Semua. Mencapai target Indeks Inklusi Keuangan Nasional 75 persen, Bank BRI melaju dengan sejumlah program andalan.

“BRI telah mengembangkan layanan Teras dan BRILink dalam rangka meningkatkan inklusi keuangan. Terutama pada daerah yang memiliki potensi ekonomi,” kata Corporate Secretary Bank BRI Hari Siaga Amijarso Sabtu (15/10).

Dia mengatakan hal tersebut saat digelar bazaar Inklusi Keuangan untuk Rakyat di Alun-Alun Wonosari. Bank BRI kini memiliki satelit finansial BRIsat yang mampu menyediakan jaringan dan komunikasi ke seluruh negeri.

Teras adalah layanan BRI yang melayani masyarakat di BRI unit. Sementara BRILink merupakan perluasan layanan BRI, menjalin kerjasama dengan nasabah BRI sebagai Agen.

Agen ini dapat melayani transaksi perbankan bagi masyarakat secara real time online. Menggunakan fitur EDC miniATM BRI dengan konsep sharing fee.

“Jumlah agen BRILink di Gunungkidul akan terus kami tambah. Karena masih banyak wilayah yang belum terjangkau. Kami ingin dekat dengan masyarakat,” kata Hari.

Bank BRI mendorong peningkatan indeks literasi dan inklusi keuangan di seluruh Indonesia. ‘’Mewujudkan hal tersebut, digelar bazaar Inklusi Keuangan untuk Rakyat,” kata Hari.

Bazaar tersebut diramaikan booth Bank BRI beserta anak perusahaan BRI. Antara lain, Bank BRI Syariah, Bank BRI Agro, BRI Life, BRIngin Srikandi Finance, dan BRINS. Dengan konsep edu-tainment, diharapkan masyarakat memahami produk-produk keuangan Bank BRI dan anak perusahaan.

Produk tersebut di antaranya Kredit UMKM, Kupedes, KPR, KKB, Tabungan BRI Simpedes, Tabungan BRI Simpel (Simpanan Pelajar), Basic Saving Account, Bancassurance BRI, DPLK BRI, Pembiayaan Syariah, Multifinance, dan Asuransi Mikro untuk Pertanggungan Kerugian, Kesehatan, Jiwa.

Pimpinan Wilayah BRI Jogjakarta Andik Eko Putro mengatakan bazaar tersebut sebagai dukungan terhadap target indeks inklusi keuangan nasional sebesar 75 persen pada akhir 2019.

“Karenanya, BRI terus menambah agen BRILink yang diharapkan meningkatkan akses layanan. Serta mendukung pencapaian target inklusi keuangan 75 persen,” kata Andik. (gun/iwa/ong)