MUNGKID – Pemkab Magelang mengajukan Raperda Pembentukan Dana Cadangan Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Setara Tipe B ke DPRD kemarin. Dalam rancangan perubahan ini, pemkab tidak bisa mulai melangkah ke pembangunan rumah sakit pada tahun ini.

Bupati Zaenal Arifin mengatakan, berdasarkan ketentuan Perda 12 Tahun 2013 tentang Pembentukan Dana Cadangan Pembangunan RSUD Kabupaten Magelang Setara Tipe B, pencairan dana cadangan dilakukan pada tahun anggaran 2016. Namun pada tahun anggaran 2016 sedang dilakukan penyusunan dokumen perencanaan untuk pembangunan RSUD.

“Sehingga pekerjaan konstruksi pembangunan tidak dapat dilaksanakan pada tahun anggaran 2016,” kata bupati saat Rapat Paripurna di Gedung Dewan, kemarin. Dikatakan, itu sebagai wujud komitmen untuk peningkatan pelayanan umum di bidang layanan dasar kesehatan bagi masyarakat.

Selain rancangan perubahan perda itu, bupati juga menyampaikan nota keuangan rancangan APBD-Perubahan 2016. Menurutnya, sinkronisasi program kegiatan pemerintah daerah yang disepakati dengan DPRD diformulasikan dalam Kebijakan Umum Perubahan APBD, Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara Perubahan.

Setelah mengajukan raperda itu, fraksi-fraksi di DPRD akan menanggapi. Rencananya pandangan umum fraksi DPRD akan disampaikan pada rapat paripurna Senin (17/10). Adapun rapat paripurna penyampaikan rancangan perubahan Perda ini, dikabarkan sempat tertunda beberapa kali.

Ketua DPRD Kabupaten Magelang Saryan Adiyanto mengatakan, ada beberapa miskomunikasi antara eksekutif dan legislatif. Hal ini yang menyebabkan sempat beberapa kali tertundanya agenda rapat paripurna. Namun berkat komitmen kedua pihak untuk terus membangun Kabupaten Magelang, beberapa kendala itu dapat teratasi. (ady/laz/ong)