Hari Ini, Final Party Junio JRBL Jogja Series 2016

JOGJA – Hari ini final party Junio JRBL Jogja Series 2016 akan menyajikan laga puncak tim putra antara SMP Pangudi Luhur 1 versus SMP Stella Duce 1. Laga menarik ini akan membutuhkan kekuatan super ekstra, kenapa? Yap! Masing-masing tim sudah mempunyai nama dan kekuatan besar yang seimbang untuk memerebutkan trofi paling bergengsi di ajang turnamen basket pelajar SMP terheboh se-indonesia.

Espeelsa, julukan SMP Pangudi Luhur Jogja mencapai masa jayanya musim lalu sebagai jawara Junio JRBL Jogja Series 2015. Tahun ini, tim asuhan coach Dwi Buntoro masih menunjukkan konsistensinya dengan melaju ke laga final. Tim lawan, SMP Stella Duce 1 Jogja (Stece) siap menerkam sebagai pemegang nama baik tim yang berhasil menyabet tiga juara berturut tahun 2012, 2013, dan 2014.

Bagi Stece, ini merupakan laga pembuktian. Tahun ini, adalah kali keempat Stece berhasil menduduki kursi finalis Junio JRBL Jogja Series, tahun 2015 langkah Stece harus terhenti di babak penyisihan. Stece akan berlari sekencang kuda di pertandingan finalnya hari ini. Tim didikan coach Gwan Chin berhasil mengumpulkan 108 poin dari 2 kali game hingga babak playoff, dan berhasil memperoleh field goal sebesar 31 persen.

Kubu lawan juga tidak boleh diremehkan! Espeelsa mempunyai postur badan yang cukup tinggi dibandingkan Stece. Terlihat dari jumlah rebound yang berhasil dikantongi masing-masing tim. Perolehan rebound akan berpengaruh pada total poin yang mereka buat. Espeelsa mencetak 178 rebound cantik dari tiga kali game, sedangkan Stece berhasil menciptakan 111 rebound selama dua kali bermain.

Mengandalkan Edward Wirayudha dan Mikha Cloudyo Hasian sebagai big man, SMP Pangudi Luhur mengumpulkan 207 poin selama babak penyisihan Junio JRBL Jogja Series 2016, dan berhasil menguasai field goal sebesar 47 persen. Semakin tinggi field goal yang didapat maka semakin banyak poin yang dibuat dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

Postur pemain Espeelsa bisa jadi momok bagi Stece dilaga final party yang akan dimulai jam 14.00 di GOR UNY. Tapi bukan tidak mungkin dari segi kelincahan yang dimiliki Stece, dengan memanfaatkan pemain kecil-kecil mereka yang gesit dan cepat, ialah Dandi Aiswarya Putra dan Alan Dharmasaputra Santoso.

Dengan adanya plus minus yang dimiliki masing-masing finalis putra tersebut, akankah SMP Pangudi Luhur mampu meraih back to back kemenangannya? Atau SMP Stella Duce yang berhasil menyabet gelar keempatnya lewat pemain kecilnya? Let we see Junior! (iqb/nay/iwa/mg1)