PURWOREJO-Sebanyak 115 pendonor darah sukarela mendapat piagam penghargaan dari Bupati Purworejo Agus Bastian, Rabu (12/10). Penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi pemerintah daerah atas kerelaan para pendonor demi menjaga kebutuhan darah di Purworejo.

Penghargaan diberikan oleh Wakil Bupati Yuli Hastuti di sela kegiatan temu donor darah di pendopo rumah dinas bupati.

Menurut Yuli, para pendonor darah merupakan pejuang kemanusiaan, sehingga layak memperoleh apresiasi. “Keikhlasan mereka tanpa pamrih memberikan darah untuk orang lain itu luar biasa,” katanya.

Ketua Panitia drg Ernawan Cahyo Winardi mengatakan, jumlah pendonor yang terdata di PMI Purworejo mencapai 5.405 orang. Tapi, hanya 3.525 pendonor yang aktif.

“Tingginya jumlah pendonor menunjukkan kepekaan sosial masih dimiliki oleh masyarakat,” ujarnya.

Memiliki kepekaan sosial berarti peduli terhadap lingkungan sekitar dan tergerak untuk meringankan penderitaan orang lain. Dengan begitu, kepekaan dan kepedulian sosial diharapkan mampu menumbuhkan sikap kebersamaan dan memperkuat solidaritas masyarakat.

Apalagi, seiring bergulirnya dinamika sosial masyarakat, kebutuhan darah semakin meningkat. Bahkan, PMI sering kehabisan stok darah. “Adanya temu donor darah sukarela diharapkan bisa memupuk kebersamaan dan sebagai pendorong atau motivasi untuk terus berbuat lebih banyak demi kemanusiaan,” tuturnya. (udi/yog/mg2)