KULONPROGO – Menjelang HUT Ke-65 Kulonprogo yang jatuh besok, digelar berbagai kegiatan. Salah satunya, kontes ternak di Lapangan Pengasih, Rabu (12/10). Acara dibuka Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Kulonprogo Lestiyono.

Sedikitnya 131 sapi dan kambing Peranakan Ettawa (PE) dari 77 peternak Kulonprogo ikut lomba itu. “Kegiatan ini digelar bersama Fakultas Peternakan UGM dan Perkumpulan Peternak Kambing Nasional (Perkanas),” kata panitia kontes ternak Wagiran kemarin (13/10).

Kontes ternak ini sudah menjadi agenda tahunan menjelang Hari Jadi Kulonprogo. Selain melestarikan budidaya ternak unggul, diharapkan juga meningkatkan kesejahteraan peternak.

“Peternak sapi potong dan kambing PE saat ini sudah berkembang hampir di seluruh Kulonprogo. Didominasi wilayah Girimulyo dan Samigaluh,” kata Wagiran.

Kriteria kambing PE yang ikut lomba, pejantan dewasa, calon pejantan, induk dewasa, dan calon induk. Kriteria untuk sapi potong ditambah unsur penggemukan putih dan penggemukan non-putih.

Juri berasal dari Fakultas Peternakan UGM dan Dinas Kelautan, Perikanan, dan Peternakan (Diskepenak) Kulonprogo. Penilian dilihat dari sisi kuantitatif dan kualitatif ternak, umur, berat, panjang badan, lingkar dada, dan penampilan luar.

“Dari hasil penilaian, sapi potong terberat mencapai 769 kilogram dan harganya mencapai Rp 30 juta,” kata Wagiran.

Lestiyono berharap kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi peternak dan melahirkan bibit-bibit kambing PE dan sapi unggul. Pada gilirannya dapat berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan peternak. Pada kesempatan sama, dilantik Pengurus Perkanas DIJ 2016-2019. (tom/iwa/mg2)