PURWOREJO – Aksi siswa-siswi SMAN 1 Purworejo patut diacungi jempol. Di tengah tuntutan menjaga prestasi akademis, mereka masih sempat memikirkan pentingnya kebersihan lingkungan. Menariknya, kampanye peduli lingkungan dikemas dalam fashion show busana berbahan dasar sampah tak terpakai. Kegiatan itu untuk mengisi waktu senggang usai ujian tengah semester kemarin (13/10).

Sedikitnya 22 siswa menjadi model acara tersebut. Degan penuh rasa percaya diri mereka berjalan di atas cat walk menampilkan hasil karya terbaiknya. Mereka memanfaatkan koran bekas, bungkus kopi, pelat vcd, plastik, dan aneka sampah sebagai busana pembalut tubuh.

“Kami sengaja menampilkan fashion show recycle karena menjadi sekolah adiwiyata. Kami juga mendapat amanah sebagai sekolah rujukan,” kata Kepala SMAN 1 Purworejo Padmo Sukoco.

Predikat sekolah rujukan tidak diperoleh dengan mudah. Untuk mencapainya SMAN 1 Purworejo harus memenuhi 8 standar pendidikan dan didukung berbagai keunggulan lain. Di antaranya berkarakter dan peduli lingkungan.

“Sebagai sekolah rujukan kami menjadi bagian dari 612 sekolah dari seluruh Indonesia yang ditetapkan,” lanjutnya.

Atas dasar itu, Padmo berupaya menjadikan lembaga yang dipimpinnya sebagai teladan dan rujukan sekolah lain mengenai pembiasaan tingkah laku baik.

Selain fashion show limbah antarkelas, kebersihan kelas termasuk kategori yang dilombakan. Tiap siswa harus merias kelas masing-masing. Sehingga tak hanya bersih, tapi indah. Tak heran jika semua kelas di SMAN 1 Purworejo tampak bersih. Didukung pojok literasi atau tempat buku-buku nonakademis siswa.

“Pojok literasi ini juga salah satu program yang kami jalankan. Tiap siswa memiliki waktu sedikitnya 15 menit sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai untuk membaca. Sebelumnya mereka berdoa dan menyanyikan Indonesia Raya,” imbuh Padmo. (udi/yog/mg2)