MAGELANG – Seorang anggota DPRD Kabupaten Semarang ditemukan meninggal dunia di salah satu kamar Hotel Atria, Kota Magelang kemarin (23/10). Belakangan diketahui legislator berusia 49 tahun tersebut adalah anggota Fraksi PDIP bernama Bambang Dwi Nursetiono. Dia menjabat sekretaris komisi A.

Bambang diduga meninggal dunia akibat penyakit jantung yang diderita. Untuk memastikannya, polisi masih melakukan penyelidikan perkara.

Ketua DPRD Bambang Kusriyanto mengungkapkan, peristiwa itu bermula ketika dia Bambang bersama rombongan mengadakan kunjungan kerja ke Pemkot Magelang. Usai kunjungan mereka lanas menginap di hotel berbintang tersebut.

Nah, saat waktunya pulang ke Semarang, Bambang Dwi tak segera berkumpul dengan rombongan. Seorang anggota sekretariat DPRD kemudian berinisiatif menyambangi Bambang Dwi ke kamar yang ditempatinya. “Saat pintu diketuk tidak ada respons,” ungkap Kusriyanto.

Karena merasa curiga, salah satu anggota rombongan lantas menghubungi room service hotel. Saat pintu dibuka petugas hotel, Bambang Dwi ditemukan berbaring di tempat tidur dalam keadaan sudah tak bernyawa.

Dikatakan, rombongan dewan sampai Kota Magelang pada Selasa (11/10). Kehadiran mereka ke Kota Getuk untuk mengikuti workshop kebijakan umum anggaran dan prioritas plafon anggaran sementara (KUA PPAS) APBD. “Jenazah akan segera dibawa pulang dan dimakamkan,” jelas Kusriyanto.

Kasat Reskrim Polres Magelang Kota AKP Wayan Suhendar mengatakan, polisi mendapatkan laporan orang meninggal sekitar pukul 09.30. Tidak selang lama, petugas kemudian menuju ke lokasi kejadian. “Sesuai hasil pemeriksaan dokter anggota DPRD ini diperkirakan sudah meningggal dunia sekitar 12 jam sejak ditemukan,” katanya.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) tak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada jenazah itu. Hal itu dikuatkan dengan hasil pemeriksaan rekaman closed-circuit television (CCTV) di hotel tersebut. “Informasi dari dokter orang ini memiliki riwayat penyakit jantung,” jelas Wayan.

Public Relation Hotel Atria Sheila Widya membenarkan adanya tamu yang meninggal dunia di salah satu kamar hotel. “Ia check in bersama rombongan sekitar 30 orang. Mereka rencana check out Kamis (13/10),” katanya.(ady/yog/mg2)