Latihan Siang untuk Adaptasi dan Genjot Fisik
JOGJA – PSIM Jogja siap menatap laga melawan PSCS Cilacap dengan optimistis. Bekal tiga poin dari lawatan terakhir ke Banda Aceh, mendongkrak mental Sunni Hizbullah dkk. Apalagi, kali ini Laskar Mataram sudah bisa bermain di kandang setelah di dua laga awal 16 besar ISC-B selalu bermain tandang.

Pelatih PSIM Jogja Erwan Hendarwanto mengatakan, lawan timnya kali ini memang tidak mudah. Terbukti dari torehan enam poin yang diperoleh Laskar Nusakambangan sebelumnya. Namun bukan berarti anak asuhnya akan minder menghadapi lawan sebelum bertanding.

“PSCS Cilacap pemain senior semua kebanyakan. Bagi kami tidak masalah, sebab di penyisihan lalu rata-rata lawan anak-anak juga tim-tim dengan materi pemain senior. Ada Persijap, Persibat Batang, PSIR Rembang dan PSIS Semarang. Ya, kami akan menghadapi partai ini sebaik mungkin,” katanya kepada Radar Jogja kemarin (12/10).

Pelatih asal Magelang ini juga terbantu dengan kesiapan semua pemainnya. Satu pemain yang terbelit cidera hanya Raimond Tauntu yang masih meragukan untuk bisa diturunkan, Sabtu (15/10) nanti di Stadion Sultan Agung, Bantul. Selain itu, semua pemain dalam kondisi bugar.

Kendala ketajaman di lini depan yang menjadi PR sebelumnya juga sedikit teratasi dengan masuknya Engkus Kuswaha dalam tim. Pemain yang dipercaya mengenakan nomor punggung 87 itu mencetak sebiji gol kemenangan saat away ke Aceh pekan lalu.

“Memang sedikit terbantu dengan ada Engkus. Namun kami akan lihat lagi konsistensinya di pertandingan-pertandingan selanjutnya. Setidaknya bisa menjaga ritme penyelesaian tim,” tambahnya.

Dalam latihan siang hari sebagai adaptasi izin keamanan yang turun agar kick off dilangsungkan pukul 14.00, PSIM mulai melatih beberapa skema finishing. Kemarin (12/10) tim dibagi dua kelompok untuk simulasi penyerangan dan bertahan. Sebab belajar dari kesalahan sebelumnya, saat ditekan lawan barisan belakang PSIM kerap hilang fokus.

Akibatnya kesalahan di kotak penalti bisa dimanfaatkan lawan untuk mencetak gol. “Ini yang juga kami perbaiki. Artinya fokus, kerja sama, koordinasi dan komunikasi pemain, harus baik,” ungkapnya. (riz/laz/mg1)