SLEMAN – Laga derby DIJ antara PSIM Jogja U-17 versus PSS Sleman U-17 di Piala Soeratin DIJ, seharusnya digelar sesuai jadwal kemarin (12/10). Namun bentrok itu urung terlaksana dan terpaksa ditunda lantaran tidak mendapat jaminan keamanan dari pihak kepolisian.

Sebelumnya panpel telah berusaha mengajukan izin agar menggelar pertandingan panas itu di Lapangan Yonif 403 Kentungan. Namun sampai siang, izin kepolisian tidak kunjung turun.

Direktur Bidang Kompetisi dan Pertandingan Asprov PSSI DIJ Ediyanto menyebut, laga tersebut laga leg kedua antara PSIM U-17 dan PSS U-17 tidak mendapat izin untuk digelar. “Karena juga di saat bersamaan ada tamu negara yang datang ke DIJ, sehingga pertandingan terpaksa diundur,” katanya kemarin sore.

Pihaknya sehari sebelumnya sudah pesimistis jika laga itu dapat digelar. Sebab sejak H-1 sebelum pertandingan belum mendapat izin dari pihak keamanan. Bahkan panpel terpaksa merahasiakan tempat pertandingan, lantaran tak mau mengambil risiko. “Semoga dalam waktu dekat sudah ada jadwal yang pasti tentang pertandingan yang ditunda,” tambahnya.

Sebelumnya laga leg pertama antara PSS U-17 dan PSIM U-17 juga mengalami penundaan dan pemindahan tempat. Sempat disebutkan digelar di Lapangan AAU, Berbah, namun last minute digeser ke Lapangan Yonif 403 Kentungan.

Saat itu, meskipun telah diberitahukan tanpa penonton, pendukung kedua tim telah bersiap menggeruduk tempat pertandingan. Di leg pertama itu, PSS U-17 membekap PSIM U-17 empat gol tanpa balas. Gol dicetak Amal Dani, Tata Gustafiah, dan dua gol Dwiki Reda. (riz/laz/mg1)