JOGJA – Kontingen DIJ yang akan berlaga di Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XV/2016 Jawa Barat akan bertolak ke Bandung siang ini. Peparnas XV berlangsung 15 Oktober hingga 25 Oktober mendatang.

Rombongan berkekuatan 150 personel akan menggunakan kereta api. Kontingen ini terdiri dari 100 atlet dengan empat klasifikasi/disablitas, yakni 61 atlet tunadaksa, 15 atlet tunarungu wicara, 4 atlet tunagrahita, dan 20 atlet tunanetra. Mereka disertai 50 ofisial yang terdiri dari pelatih, asisten pelatih, pendamping olahraga serta pendamping kontingen.

Dalam Perparnas 2016 ini, DIJ akan mengikuti 10 cabang olahraga dari 13 cabang yang dipertandingkan. Cabang-cabang olahraga yang diikuti adalah angkat berat 3 atlet, atletik 18, bulutangkis 9, catur 5. Sedangkan goalball putra dan putri 10, panahan 13, renang 3, tenis meja 14, tenis lapangan 7, serta voli duduk putra dan putri 18 atlet.

“Cabor yang tidak kami ikuti judo tuna netra, sepak bola bagi celebral palsy, dan ten bowling,” kata Ketua National Paralimpic Committee (NPC) DIJ Hariyanto saat pengukuhan dan pelepasan Kontingen Peparnas DIJ di Kepatihan, kemarin (11/10).

DIJ menargetkan meraih 18 emas, lima perak, dan 15 perunggu pada Peparnas XV ini. Target 18 medali itu diharapkan hadir dari angkat berat (1), atletik (3), bulutangkis (2), catur (2), panahan (5), tenis lapangan kursi roda (3), dan tenis meja (2). Target 18 emas ini meningkat dibandingkan Peparnas 2012 Riau. Kala itu, kontingen NPC DIJ merebut 10 medali emas, 11 perak, dan 16 perunggu.

“Kami optimistis target ini bisa terealisasi, dan masuk 10 besar,” kata Ketua Kontingen Peparnas DIJ Rumpis Agus Sudarko.

Mewakili gubernur DIJ, Wakil Gubernur DIJ Paku Alam X meminta para atlet DIJ mengedepankan sportivitas untuk meraih prestasi sebaik-baiknya. Dia juga meminta para atlet berjuang sekuat tenaga untuk meraih hasil maksimal demi mengharumkan nama Jogjakarta.

Kepala Disdikpora Baskara Aji menjelaskan, sama seperti atlet-atlet yang berlaga di PON, para atlet Peparnas yang meraih prestasi juga akan mendapatkan bonus. Namun, tentang besarannya dia belum bisa memastikan.

“Yang jelas akan proporsional dengan PON. Bonus untuk atlet PON cair Oktober ini dan ada kenaikan 1,5 kali lipat dibandingkan PON sebelumnya,” kata Baskara. (din/ila/mg2)