JOGJA – Lokalisasi Pasar Kembang (Sarkem), digemparkan dengan meninggal seorang lelaku paruh baya asal Sleman di sebuah losmen. Setelah polisi melakukan identifikasi tidak ditemukan tanda kekerasan di tubuh jenazah.

Dari informasi yang dihimpun, korban bernama S (Sunardi),56 warga Cangkringan Sleman ini pada sekitar pukul 09.00 WIB datang ke lokasi untuk kencan dengan seorang pekerja seks komersil (PSK). Kemudian, korban menyewa sebuah kamar yang terletak di Sosrowijayan, Kulon RT 14 RW 3 Sosromenduran, Gedongtengen.

Di lokalisasi, pria pegawai negeri sipil (PNS) ini bertemu dengan teman kencan, Badriyah yang ber-KTP Pemalang, Jateng. Setelah sepakat, keduanyapun berlanjut melakukan hubungan intim terlarang tersebut disebuah kamar yang telah disewa.

Belum lagi asmara panas itu berlangsung, lelaki tersebut mengeluhkan sakit kepala, lalu berpamitan kepada teman kencannya untuk pulang. Namun, ketika hendak membuka pintu, lelaki itu tiba-tiba ambruk dan menimpa tubuh saksi.

Kapolresta Jogjakarta Kombes Pol Tommy Wibisono menjelaskan dugaan kuat korban meninggal karena serangan jantung. Sebab saat tim Polresta Jogjakarta melakukan identifikasi tidak ditemukan luka akibat kekerasan.

“Dari keterangan saksi korban mengaku mengalami pusing-pusing dan sesak dibagian dada,” jelas Tommy.

Saat disinggung soal penggunaan obat kuat yang besar kemungkinan digunakan pelaaku, polisi melati tiga dipundak ini belum bisa memastikan. Sampai dengan kemarin, pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap penyebab kematian korban.

“Kami masih mendalami apakah korban memiliki riwayat penyakit jantung,” jelasnya.

Dia menjelaskan, saat ditemukan tubuh korban sudah tidak bernyawa. Setelah mendapatkan penanganan dari Puskesmas Gedongtengen, korban selanjutnya dibawa ke RSUP Dr Sardjito untuk kepentingan otopsi. (bhn/ong)