PERSAINGAN ketat terjadi untuk meraih tiket big eight. Bukan lagi hanya soal skill, masing-masing tim beradu strategi meraih poin paling banyak di setiap game.

Tim cowok SMPN 8 Jogja (Bhawara) menunjukkan permainan terbaiknya menghadapi SMP Maria Immaculata. Meski sempat blank di awal kuarter, anak asuh Grendua Lasapa ini dapat mengontrol diri dan menang 27-20 dan berhak meraih tiket big eight.

Kedua tim bermain imbang dan kejar mengejar angka di kuarter pertama, skor ditutup imbang 8-8. Kuarter kedua, Johan Pramudya Wardana dkk kehilangan irama permainan. Defense ditembus pemain Bhawara. Bhawara mulai meninggalkan dengan skor 13-9.

Di kuarter penentuan, Johan dkk mencoba mengejar ketertinggalan. Namun shooting beberapa kali yang dilakukan meleset. Sementara itu, Bhawara juga tidak menambah poin banyak di kuarter penentuan.

Team work mereka kadang masih hilang, ini yang perlu diperbaiki untuk game selanjutnya,” ujar Coach Grendua.

Pada game cowok lain, SMPN 12 Jogja (Roket) mengikuti jejak Bhawara ke big eight setelah meredam permainan SMP Budya Wacana dengan skor 37-14. (dya/iwa)