LIBUR akhir pekan di Gua Pindul Bejiharjo, Karangmojo berubah jadi kepanikan. Seorang pemandu wisata hilang saat mengantar wisatawan susur gua bawah tanah tersebut. Hingga kemarin petang (9/10) korban belum ditemukan.

Informasi yang dihimpun Radar Jogja, korban bernama Giyo, 55, salah seorang operator wisata Dewa Bejo. Dia dinyatakan hilang sekitar pukul 13.00. Lokasi hilangnya korban berada di pintu keluar mulut gua, tepatnya di Padukuhan Gelaran I, Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo.

Kejadian berawal saat korban memandu wisatawan. Semula tidak ada kendala berarti karena sukses mengantar tamu hingga garis finis. Hanya, pada saat hendak menepi salah satu dari tamu mengadu kalau barang bawaan jatuh ke air.

Karena barang bawaan berupa dompet sangat berarti bagi pengunjung, Giyo menunjukkan tanggung jawabnya dengan kembali ke dalam. Dia kemudian menyelam untuk mencari dompet tersebut. Warga Gelaran I, Nejiharjo, Karangmojo ini kemudian melepas pelampung yang dipakainya.

Namun, upaya mencari dompet berubah jadi kepanikan. Gara-garanya, sudah 30 menit berada di dalam air Giyo tidak kunjung timbul. Informasi itu kemudian disampaikan kepada pemandu lain dan diteruskan kepada Tim SAR.

Puluhan regu penyelamat kemudian diterjunkan mencari keberadaan korban. Titik akhir keberadaan korban ditelusuri petugas, namun hasilnya nihil. Hingga pukul 17.15 Giyo belum ditemukan

Kerabat korban, Lois Wayan Pratiwi mengatakan, Giyo memang dikenal pandai berenang. Tidak sekali dua kali saja dia menyelam untuk mengambil barang bawaan pengunjung yang jatuh ke air. “Kami berharap, sudah ada di rumah namun ternyata tidak. Beberapa jam kemudian kami semakin panik,” kata Lois.

Sementara itu, koordinator keamanan Pokdarwis Gua Pindul Suwargito mengatakan, upaya pencarian sudah dilakukan bahkan sebelum tim SAR datang. Tetapi, upaya tersebut belum membuahkan hasil.

“Kondisi sungai tidak dalam keadaan banjir, dugaan kami terseret pusaran air,” kata Wargito.

Untuk sementara ini, lanjut Wargito, aktivitas di Gua Pindul ditutup. Karena upaya pencarian masih dilakukan oleh petugas Tim SAR.

Terpisah, Bupati Gunungkidul Badingah meminta upaya pencarian dimaksimalkan. Tidak hanya melibatkan Tim SAR lokal, juga minta bantuan personel regu penyelamat dari Jogjakarta. “Semoga lekas diketemukan, kami berdoa bersama-sama,” kata Badingah. (gun/ila/mg1)