Diduga Lupa Mematikan Obat Nyamuk Bakar

GUNUNGKIDUL – Pondok pesantren (Ponpes) Darul Quran Wal Irsyad di Ledoksari Kepek Wonosari terbakar. Ruangan asrama putri lantai dua dilalap api Jumat (7/10). Pemicu kebakaran diduga akibat obat nyamuk bakar.

Perlengkapan asrama putrid seperti tempat tidur, kasur, dan ludes terbakar. Sehari sebelumnya (6/10) kebakaran juga melanda ponpes tersebut.

Kebakaran terjadi pukul 10.00, sama waktunya dengan kebakaran Kamis (6/10). Yakni saat para santri putrid mengikuti kegiatan belajar. Ruangan yang terbakar Sabtu itu dihuni 10 santri.

Pengurus ponpes Aryanto mengatakan api diketahui santri dan warga sudah membesar. Santri dan warga bergegas menjinakkan api dengan peralatan seadanya.

Lainnya melapor ke petugas pemadam kebakaran dan tak lama berselang api berhasil dijinakkan. “Namun kami belum mengetahui pemicu kebakaran tersebut,” kata Aryanto.

Kepala UPT Pemadam Kebakaran Diyono mengatakan dia mengerahkan tiga unit mobil pemadam kebakaran. Kecepatan informasi masyarakat memudahkan petugas bertindak cepat. “Dugaan kami, pemicu kebakaran karena obat nyamuk bakar,” kata Diyono.

Pada Kamis (6/10) ruangan asrama putri lantai bawah sebelah barat kompleks ponpes tersebut terbakar. Tempat tidur, kasur, dan pakaian santri ludes terbakar.

Awal 2016, ponpes tersebut juga terbakar, tepatnya Rabu (6/1). Waktu itu, Nidzom Al Kafi siswa kelas VIII MTs Darul Quran Al Irsyad, warga Sawahan, Pendowoharjo, Sewon, Bantul tewas. (gun/iwa/mg1)