SLEMAN – Laga uji coba Timnas Indonesia melawan Timnas Vietnam akan dihelat sore ini mulai pukul 16.45 di Maguwoharjo International Stadium (MIS). Laga ini digaransi akan berlangsung seru. Maklum, meskipun berlabel uji coba, laga ini sarat gengsi.

Indonesia yang baru saja lepas dari sanksi pembekuan sebelumnya menggasak Timnas Malaysia 3-0 di Manahan, Solo awal September lalu. Sedangkan calon lawannya punya rekor tak kalah mentereng. Tiga hari lalu, mereka mempecundangi tim kuat Korea Utara 5-2 di Ho Chi Minh City, Vietnam.

Kedua tim saat ini sangat serius mempersiapkan tim untuk berlaga di Piala AFF 2016, November mendatang. Asisten pelatih Timnas Indonesia Wolfgang Pikal mengatakan, pihaknya sudah membaca kekuatan Vietnam dari rekaman video. Pikal menyebut, Vietnam adalah tim bagus. Perpaduan pemain muda dan pemain pengalaman. “Bisa mengalahkan Korut tentu bukan tim sembarangan. Kita mau menang, tapi jelas itu bukan hal mudah,” katanya saat jumpa pers kemarin (8/10).

Dari hasil menyaksikan video pertandingan Vietnam, ada tiga sampai empat pemain yang perlu diwaspadai. Selain mempunyai kecepatan juga bisa melakukan penetrasi dan masuk ke area pertahanan lawan. “Namun kami juga sudah melakukan antisipasi,” katanya.

Asisten Alfred Riedl itu mengungkapkan, dari pertandingan melawan Vietnam tersebut akan dijadikan sebagai bahan identifikasi kerangka pemain skuad AFF 2016. “Kerangka tim dan identifikasi masih proses, berapa kali uji coba lagi baru nanti ditentukan pemain inti,” imbuhnya.

Selain itu menjawab kekhawatiran turunnya hujan pada pertandingan nanti, pelatih tetap menginstruksikan bermain seperti biasa. Namun akan ada sedikit penyesuaian dengan kemungkinan memainkan bola dirrect dan menempatkan pemain sebagai target man yang biasa dengan bola daerah.

“Kalau Vietnam memang biasa main cepat dengan tempo tinggi. Namun dengan TC tiga hari tidak mungkin memaksakan permainan tempo tinggi 90 menit. Nanti kami atur tempo kapan main menyerang, pressing dan ball posesion,” terangnya.

Dari perwakilan pemain, I Putu Gede Juni Antara mengakui, semua rekannya telah siap dan fokus pertandingan melawan Vietnam. “Semua patut diwaspadai, karena itu kami harus fokus sampai akhir pertandingan,” ujarnya.

Sementara itu pelatih kepala Vietnam Nguyen Huu Thang mengaku, pertandingan melawan Indonesia adalah pertandingan yang emosional. Sebab sebelumnya, Vietnam juga pernah dilatih Riedl. Meskipun demikian, dia tidak akan menganggap remeh Indonesia. Sebab pada pertandingan sebelumnya ternyata mampu mengalahkan Malaysia 3-0. “Kami telah melakukan persiapan dengan melakukan seleksi banyak pemain terbaik di Vietnam. Dan kami akan menurunkan pemain terbaik untuk main besok (hari ini, Red),” katanya.

Mengenai Riedl, dia menyebut sosoknya adalah pelatih yang selalu mengedepankan sepak bola menyerang. Terbukti tim yang dilatihnya beberapa kali menang dengan skor besar. “Ia pelatih yang bagus dan sangat profesional. Ia selalu membangun tim dengan serius. Karena itu kami patut mewaspadai Indonesia,” ungkapnya. (riz/din/mg2)