Dukung Pengembangan Bagian Selatan Kota Wates

KULONPROGO – Stadion Cangkring telah dua kali digunakan untuk menggelar kegiatan besar. Namun, akses menuju stadion ini masih perlu diperhatikan, salah satunya jembatan ke arah barat menuju daerah Triharja dan Tawangsari.

Dua kegiatan besar tersebut, Milad Muhammadiyah dan Manunggal Fair. Berdasarkan sejumlah informasi warga, Stadion Cangkring pantas menjadi pusat kegiatan yang mendatangkan massa.

Namun akses jalan menuju stadion masih perlu ditambah. “Jalan dari arah selatan dan utara di sisi timur stadiun memang relatif sudah memadai. Namun yang dari barat perlu ditambah,” kata Sarwondo, tokoh masyarakat Bendungan.

Menurut dia, untuk menuju stadion dari barat membutuhkan jembatan penghubung Desa Triharja. Jika dibangun, tidak hanya warga Triharja saja yang akan merasakan manfaatnya, melainkan warga Tawangsari atau Kokap selatan juga akan mudah mengakses stadion.

Ketua Komisi III DPRD Kulonprogo Hamam Cahyadi menilai Jembatan Sanggrahan mendukung akses ke Stadion Cangkring. “Saya kira peran Stadion Cangkring bukan hanya untuk olahraga saja. Dapat digunakan banyak hal. Bahkan stadion dapat menjadi pemicu pengembangan Kota Wates bagian selatan,” kata Hamam.

Pembangunan Kota Wates harus seimbang. Wates bagian utara kini sudah berkembang pesat dengan adanya perkantoran dan kampus UNY. Maka perlu ada keseimbangan di Wates bagian selatan.

“Jalan Toyan Bendungan Panjatan ke depan akan menjadi jalan arteri. Sehingga di sisinya perlu ada jalan paralel untuk mengurangi kesibukan jalan arteri. Di sisi utara perlu satu jembatan,” jelasnya politisi PKS ini.

Dikatakan Hamam, Jembatan Sanggrahan tahun ini sudah akan ada DED-nya. Sehingga perlu segera ditindaklanjuti dengan pengadaan dana pembangunan jembatannya.

“Kalau tidak salah untuk jembatan Sanggrahan ini hanya butuh dana di bawah sepuluh miliar rupiah,” katanya.

Ketua Komisi II DPRD Muhtarom Asrori menambahkan, pengembangan stadion Cangkring bisa diarahkan menjadi pusat bisnis. Lokasinya yang tidak jauh dari Pasar Bendungan dijadikan daerah pengembangkan sektor perdagangan.

“Stadion Cangkring bisa dijadikan pemacu pengembangan Kota Wates bagian selatan. Dari Stasiun Wates ditarik jalan lurus ke selatan sebagai porosnya. Kemudian dikembangkan ke arah sekitarnya, hingga nyambung dengan Temon yang bakal ada bandara,” katanya. (tom/iwa/mg1 )