BANTUL – Sempat tertinggal lebih dulu di menit-menit awal, Gama FC akhirnya mampu menumbangkan UAD FC di Final Liga Nusantara (Linus) 2016 DIJ dengan skor 2-1. Dalam laga yang digelar di Stadion Sultan Agung (SSA), Sabtu (8/10), UAD mengawali gol pada menit ke-3 melalui Rahmad Sri Mashuri. Sementara gol-gol Gama dilesakkan Ihsan Hari di menit 29 dan 79. Dengan hasil tersebut Gama otomatis menjadi wakil DIJ di tingkat nasional.

Pelatih Gama FC Ixsan Fajar P mengakui anak asuhannya sempat tak fokus di menit-menit awal. Molornya jadwal kick off hingga lebih dari satu jam menjadi salah satu biangnya. Pemanasan yang dilakukan dinilai sedikit sia-sia. “Konsentrasi belum full. Antarpemain juga kurang,” katanya usai pertandingan.

Berbekal ketenangan pemain yang mampu kembali ke fokus skema permainan, Gama mampu membalikkan keadaan. Meski harus berjibaku cukup keras. Babak pertama berakhir dengan skor imbang 1-1. Baru pada menit 79 Ihsan Hari memastikan kemenangan Gama FC.

Hasil pertandingan ini menjadi pengalaman penting bagi Ixsan untuk menghadapi kompetisi nasional. Dia berencana membuat analisis dan mengevaluasi seluruh hasil pertandingan. “Termasuk penambahan atau penyoretan pemain nanti akan dibahas. Untuk pemain saat ini ada 28 orang,” lanjutnya.

Ixsan tak memasang target muluk di laga nasional. Bahkan, dia tetap akan konsisten memberi kesempatan kepada para pemain muda. “Yang penting tetap usaha maksimal,” ujar Ixsan.

Sementara di perebutan tempat ketiga, UNY mengalahkan Tunas Jogja melalui adu penalti 3-1. Sebelumnya, di waktu normal skor berakhir imbang 2-2. (riz/yog/mg1)