Timnas Tahan Vietnam 2-2

SLEMAN – Sempat tertinggal dua gol lebih dulu, Timnas Indonesia akhirnya bermain imbang dengan Vietnam 2-2. Gol Vietnam dicetak Le Van Thang di menit keempat dan Vu Minh Tuan. Sementara gol penyama tuan rumah dilesakkan Zulham Zamrun pada menit 26 dan Irfan Bachdim di menit 28.

Pelatih Timnas Indonesia Alfred Riedl mengatakan, hasil seri tersebut diakuinya cukup adil bagi kedua tim. Sebab, anak asuhnya memang memulai permainan cukup lambat di awal-awal babak. “Setelah 20 menit baru bermain bagus dan bikin dua gol. Secara umum 90 menit kami unggul sedikit dan berpeluang menang sebenarnya,” katanya saat jumpa pers setelah pertandingan.

Vietnam walaupun empat hari sebelumnya baru bertanding melawan Korea Utara (Korut), namun tetap bermain menyerang. Terbukti langsung menekan sejak menit-menit awal. Permainan mereka bertumpu pada gelandang Nguyen Trong Hoang yang sangat merepotkan barisan belakang Timnas.

“Memang pertandingan kali ini jauh lebih berat dibanding saat bertemu Malaysia. Vietnam cukup bagus di AFF. Bahkan mungkin masih lebih baik dari kami. Mungkin karena baru melawan Korut, mereka masih sedikit capek, tapi terbukti mereka tetap tim yang bagus,” jelasnya.

Disinggung mengenai rapuhnya lini belakang yang mudah sekali dibobol di menit-menit awal, menurutnya pemain perlu fokus sejak menit-menit awal. Sedangkan untuk bertahan, pelatih asal Austria itu menyebut tidak hanya menjadi fokus pemain belakang. Namun gelandang dan striker juga perlu turun membantu.

“Gol kedua kami benar-benar seperti tertidur. Kami belum siap antisipasi. Gol dari tendangan pojok, mudah-mudahan tidak diulangi, dan kami bilang itu ke pemain,” jelasnya.

Alfred juga mengaku cukup puas sebab PSSI mampu menyediakan dua kali uji coba internasional. Dia masih berharap bisa melakukan beberapa kali uji coba di luar negeri. Hal itu menurutnya penting untuk melatih mental pemain.

“Kami sangat perlu uji coba di luar. Sebab main bagus di dalam negeri, belum tentu di luar juga seperti itu. Myanmar menjadi lawan yang bagus, mereka tuan rumah dan mempersiapkan tim selama tiga bulan,” ungkapnya.

Sementara itu pelatih Vietnam Nguyen Huu Thang mengapresiasi perjuangan pemain Indonesia. Meskipun sempat tertinggal dua gol, namun mampu bangkit menyamakan skor. “Saya mengapresiasi pemain Indonesia, saya pikir mereka memiliki mental yang kuat dan bermain baik. Kami berharap bisa bertemu di pertandingan lainnya,” katanya.

Mengenai anak asuhnya saat ini, menurutnya, sudah termasuk line-up terbaiknya. Namun dia masih mengistirahatkan tiga pemain yang sebelumnya ikut mengalahkan Korea Utara 5-2. Sedangkan mengenai pemain Indonesia yang patut diwaspadai, dia menyebut tiga nama yang menurutnya bermain sangat baik pada pertandingan tersebut.

“Kami pikir nomor 7 (Boaz) dan 17 (Irfan Bachdim) sangat bagus. Yang juga menarik perhatian nomor 21 (Andik Vermansyah) di sayap kanan,” tuturnya.

Dia menyebut, turunnya hujan sedikit banyak mengubah permainan anak asuhnya. Sebab dalam latihan mereka memulai serangan melalui sayap. “Pertandingan kali ini diganggu hujan di babak kedua, kami mengubah pola permainan karena cuaca,” sebutnya. (riz/ila/mg1)