BANDA ACEH – Gol Engkus Kuswaha menjadi penentu kemenangan PSIM Jogja 2-1 saat mengalahkan Persiraja Banda Aceh di Stadion H. Dimurthala Lampineung Banda Aceh tadi malam (7/10).

Gol tersebut disambut suka cita pendukung Laskar Mataram-julukan PSIM Jogja yang memadati Wisma Soeratin, Baciro. Mereka menggelar nonton bareng yang ditonton ratusan pendukung PSIM.

PSIM Jogja tertinggal lebih dulu di menit 12 melalui sepakan pemain Laskar Rencong Fahrizal yang memperdaya kipper Ony Kurniawan. Namun PSIM Jogja mampu bermain tenang dan terus berusaha menyamakan kedudukan. Gelombang serangan PSIM membuahkan hasil jelang turun minum. Gol Rangga Muslim di menit 45 menutup babak pertama dengan skor imbang 1-1.

Di babak kedua, PSIM tidak mengendurkan serangan untuk terus membombardir gawang Persiraja yang dijaga Aulia Rachmat. Trio bek tuan rumah yakni Andri Muladi, Safrizani, dan Kurniawan juga cukup rapat menjaga kedalaman pertahanannya. Namun pemain terus menggedor pertahanan lawan lewat Juni Riyadi di ujung tombak. Juni ditopang tiga gelandang serang Hendika Arga, Rangga Muslim, dan M. Rifki membuat tim tamu tampil impresif.

Hasilnya, tim tamu mampu berbalik unggul melalui Engkus Kuswaha di menit 75. Setelah mencetak gol pemain bernomor 87 itu kemudian melakukan selebrasi seperti pemain Real Madrid Cristiano Ronaldo. PSIM unggul 1-2. Setelah memimpin, anak asuh Erwan Hendarwanto bermain lebih rapi dan tenang. Mereka mencoba mengontrol permainan dan menjaga kedalaman pertahanan. Sampai peluit panjang yang dibunyikan wasit M. Khisfan asal Bengkulu skor tidak berubah.

Sekretaris umum PSIM Jogja Jarot Kastawa mengakui pemain-pemain PSIM Jogja bermain sangat bersemangat. Hasil tersebut menjadi kado manis buat Kota Jogja yang berulang tahun ke 260. “Ini kemenangan yang sangat krusial dan kami harapkan. Kami persembahkan kemenangan ini untuk Kota Jogja yang berulang tahun,” ungkapnya.

Erwan Hendarwanto mengapresiasi semangat anak asuhnya. Hasil ini sesuai dengan harapannya. Saat bertolak ke Aceh dia mengatakan, menang di Aceh lebih baik. “Nanti di kandang bisa sapu bersih kemenangan,” tandasnya. (riz/din/ong)