Rombongan Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) Bandung datang ke UMY, Rabu (5/10) kemarin. (Foto: Humas UMY For Radar Jogja Online)
BANTUL – Kesuksesan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengelola jurnal ternyata menarik perhatian kampus lain. Rabu (5/10) kemarin Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) Bandung datang ke UMY. Tujuannya adalah belajar bagaimana mengelola jurnal yang dikelola oleh Lembaga Pengembangan Penelitian, Publikasi, dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UMY.

Kunjungan rombongan Unpar yang dipimpin oleh Kepala pusat studi Hubungan Internasional, Elisabeth Dewi diterima langsung oleh Kepala LP3M, Hilman Latief. Dalam kesempatan tersebut, Dewi menerangkan bahwa kunjungannya ke UMY adalah ingin belajar lebih jauh dengan bagaimana mengelola jurnal. Sebab, UMY satu diantara kampus di tanah air yang memiliki jurnal terakreditas cukup banyak. “Jurnal UMY mendapatkan pengakuan akademisi nasional dan internasional, teran Dewi.

Kepala LP3M, Hilman Latief mengatakan, UMY saat ini telah memiliki empat jurnal yang telah terakreditasi, seperti Jurnal Fakultas Agama Islam yang disebut jurnal Afkaruna, Jurnal GDP dan Jurnal Hubungan Internasional dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, serta Jurnal Media Hukum.

“Adanya jurnal yang telah terakreditasi yang dimiliki oleh UMY ini, maka mereka berkonsultasi ke UMY terkait bagaimana mengelola jurnal dan berbagai aspek yang perlu diketahui terkait pengelolaan jurnal itu sendiri,” ujar Hilman.

Menurut Hilman, keberhasilan pengelolaan jurnal tidak lepas dari beberapa aspek seperti aspek kebijakan, teknis pengelolaan, dan bagaimana struktur kelembagaan. “UMY sendiri belum terlalu kuat dari segi investasi dalam pengelolaan jurnal. Investasi ini masih kurang diperhatikan, dan ini menjadi salah satu agenda kami dalam pengelolaan jurnal kedepan,” jelas Hilman. (ama/hes)