Zetizen Exhibition Elementary School bakal digelar pada Junio JRBL 2016 Jogja Series. Diikuti 12 tim, 6 tim cowok dan 6 tim cewek. Kompetisi basket untuk pelajar SD ini sebagai komitmen Zetizen Radar Jogja melakukan pembinaan basket.

Kemarin (3/10) dilakukan technical meeting Zetizen Exhibition Elementary School di Radar Jogja. Babak penyisihan menggunakan setengah kompetisi dan babak playoff menggunakan sistem gugur.

‘’Sistem setengah kompetisi buat murid SD biar enggak langsung gugur kalo kalah. Pada usia ini pengembangan kemampuan anak bukan berfokus pada mencari juara, tapi membuat sang anak menyukai basket. Maka dipakailah sistem ini,” ungkap Vansha Kumaratungga, Komisi Pertandingan.

Para wasit juga berkumpul untuk mengikuti Technical Meeting Junio JRBL 2016 Jogja Series. Hal ini penting dilakukan untuk menyamakan persepsi antara penyelenggara dengan wasit. Sebab baik Junio JRBL maupun Zetizen Elementary Exhibition tidak menggunakan sistem yang sama dengan event lain.

“Ada peraturan baru di JRBL kali ini, yakni respect the game. Peraturan ini wajib dilakukan di kuarter keempat oleh tim yang sudah unggul 30 poin atau lebih dan defense wajib man to man di dalam area three point,” kata Muhammad Iqbal Salim, Basketball Operation DBL Indonesia.

Jadi mulai 8-15 Oktober mendatang jangan lupa ramaikan GOR UNY. Karena kamu juga bisa lihat adik-adik kecil SD saling bertanding. Enggak kalah seru kok. Kamu pasti suka. (rin/iwa/ong)