Kedai Kopi Kayuh Jogja Istimewa (KKK-JI) berhasil mencuri perhatian masyarakat Surabaya. Bertepatan dengan Hari Kopi Sedunia kemarin (2/10), KKK-JI yang diinisiasi mantan Sekprov DIJ Tri Harjun Ismaji membuka lapak di Tugu Pahlawan Surabaya.

Tri Harjun dengan sepeda kayuh roda tiga karyanya berhasil mengubah menjadi kedai kopi. Dia nongkrong di seputaran Tugu Pahlawan Surabaya sejak pagi. “Buka jam 07.00, satu jam kemudian sudah melayani 40 cangkir kopi Merapi. Atensi masyarakat Surabaya cukup tinggi,” kata Tri Harjun kemarin.

Dengan wajah semringah, pria yang juga dikenal ahli membangun bendungaan besar itu setia melayani setiap permintaan warga. “Akhirnya satu botol air mineral dapat ditukar dengan secangkir kopi Merapi. Sambutan masyarakat Surabaya tak hanya ingin mencoba kopi Merapi. Tapi juga foto di belakang KKK-JI,” katanya sambil tersenyum.

Tak lebih dari dua jam kopi Merapi ludes laris manis diserbu pecinta kopi di ibukota Jawa Timur itu.

Sampun telas-telasan (sudah habis-habisan),” ujarnya.

Bagi Tri Harjun, kopi adalah bagian dari dunianya. Dia sejak lama dikenal sebagai barista alias peracik kopi. Kedatangannya ke Kota Pahlawan bukan sekadar ikut memperingati Hari Kopi Sedunia. Namun, pemilik gelar KPH Projonegoro ini ingin mengenalkan kopi Merapi ke khalayak. “Khususnya masyarakat Jawa Timur. Sekali mencoba, pasti penasaran,” kata mantan kepala Bappeda Sleman ini. (kus/laz/ong)