SLEMAN – Jendela transfer untuk babak 16 besar akan berakhir hari ini (3/10). Termasuk batas akhir pendaftaran pemain ke operator kompetisi PT GTS. Kedua tim asal DIJ yang lolos 16 besar mempunyai agresivitas berbeda dalam merekrut pemain di bursa transfer. PSS lebih agresif dengan menggaet enam pemain baru, sedangkan PSIM hanya mengontrak seorang striker yaitu Engkus Kuswaha.

Rekrutan anyar Laskar Sembada yaitu gelandang Muhammad Aulia Ardli, pemain belakang Crah Eka Angger, Bagas Adi Nugroho, kiper Nanda Pradana, dan striker Bijahil Chalwa, serta Candra Waskito. Dari semua nama itu, hanya Bagas yang tidak dimasukkan dalam line-up saat bentrok dengan Persepam Madura Utama. Penggawa Timnas U-19 itu masih dalam masa pemulihan cidera.

Sementara yang sudah dimainkan adalah bek Eka Angger dan gelandang Aulia Ardli sejak menit pertama. Sedangkan Chandra Waskito masuk di menit 68 menggantikan Tri Handoko.

Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiantoro seusai pertandingan menyebut, beberapa pemain anyarnya sudah layak masuk skuad. Sedangkan beberapa lainnya masih perlu meningkatkan performa dan beradaptasi dengan skema permainannya. Dengan semakin kompetitifnya lawan di 16 besar, ia menuntut pemain barunya segera menyesuaikan dan mengejar ketertinggalan.

“Lawan-lawan kami jelas semakin berat. Mereka yang direkrut harus kerja keras membuktikan kemampuannya bahwa mereka layak berseragam PSS,” tambahnya.

Sementara itu dibanding PSS, PSIM dinilai kurang beruntung di bursa transfer. Beberapa bidikannya urung bergabung. Pelatih PSIM Erwan Hendarwanto sebenarnya mengincar beberapa pemain untuk memperkuat skuadnya. Namun hanya striker Engkus Kuswaha yang bisa dipermanenkan dan didaftarkan ke operator kompetisi.

“Engkus sudah resmi bergabung. Dia akan memakai nomor 87 sebagai penghormatan usia PSIM tahun ini,” ujar Ketua Umum dan Manajer PSIM Agung Damar Kusumandaru. (riz/laz/ong)