PURWOREJO – Sebanyak 1.027 benda pusaka dari berbagai jenis dilakukan penjamasan bertepatan dengan tanggal 1 Suro di Museum Tosan Aji, kemarin (2/10). Benda-benda pusaka itu merupakan benda milik museum dan titipan dari warga.

“Benda pusaka yang ada di museum ini kami jamas. Ini sudah menjadi tradisi rutin di setiap 1 Suro,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Purworejo Muh Wuryanto.

Dikatakan, benda pusaka yang menjadi koleksi Museum Tosan Aji terdiri atas berbagai jenis keris, tombak, pedang, samurai, dan lainnya. “Yang menjadi koleksi museum banyak juga yang dari masyarakat. Mereka menitipkan ke museum agar benda-benda itu bisa terawat dengan baik,” tambahnya.

Adapun kegiatan yang dilaksanakan, lanjut Wuryanto, baru dilakukan secara simbolis saja mengingat banyaknya benda dan tidak bisa diselesaikan dalam satu hari. Sebagai awalan, benda pusaka yang dijamas adalah Dapur Keris Sempono Pamor Beraw Wutah Tangguh Mataram.

“Penjamasan dilakukan sendiri oleh para tenaga penjamas dari museum. Mereka telah memiliki ketrampilan untuk melakukan hal itu,” katanya.

Sekda Purworejo Tri Handoyo yang membuka acara penjamasan mengatakan, semua pihak memiliki tanggung jawab bersama untuk melestarikan budaya tradisional. Dalam era kemajuan seperti sekarang, budaya tradisional juga
harus tetap utuh.

Selain menggelar jamasan benda pusaka, Museum Tosan Aji juga mengelar ruwatan sukerta yang ditutup dengan pagelaran wayang kulit di halaman Museum. (udi/laz)