KULONPROGO – Suhu poli-tik perhelatan Pilklada Kulon-progo 2017 makin menghang-at. Itu menyusul kepastian adanya dua pasangan bakal calon (balon) bupati-wakil bupati yang akan bertarung dalam pilkada. Komisi Pemi-lihan Umum (KPU) Kulon-progo telah menerima dua berkas pendaftaran milik pa-sangan Hasto Wardoyo-Suted-jo dan Zuhadmono Azhari-BRAy Iriani Pramestuti.

Persaingan dua pasangan peserta pilkada serentak diprediksi cukup sengit. Apalagi, Zuhadmono dikenal sebagai petarung dalam kancah politik. Dua kali dikalahkan Toyo S. Dipo pada Pilkada 2001 dan 2006 tak lantas membuat-nya patah arang. Apalagi, saat ini Toyo disebut-sebut turut mendukung pencalonannya, melawan petahana.

Meskipun kalah dalam jumlah partai pengusung dibanding peta-hana. Kendati begitu, tiga par-tai pengusung Zuhadmono-Iriani dari tingkat pusat hing-ga daerah siap bertarung se-cara all out untuk memenangi pilkada. “Bersama Gerindra dan Par-tai Demokrat, saya minta se-mua bergerak habis-habisan untuk memenangkan Pilkada Kulonprogo 2017,” tegas Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar usai melantik Dewan Koordinasi Wilayah (DKW) dan Dewan Koordinasi Cabang (DKC) Garda Bangsa se-DIJ di Kantor DPC PKB Kulon-progo kemarin (2/10).

Cak Imin, panggilan akrab Muhaimin, menyatakan, DPP akan menurunkan artis-artis ibu kota dan juru kampanye nasional (jurkamnas) ke Ku-lonprogo. Untuk membantu tim pemenangan di Bumi Bi-nangun dalam mengawal pil-kada. “Semua sudah kami si-apkan untuk meraih kesuksesan mutlak,” katanya.

Kulonprogo dijadikan lokasi pelantikan DKW dan DKC Garda Bangsa se-DIJ bukan tanpa alasan. Acara itu men-jadi salah satu momentum penyatuan suara untuk me-nentukan langkah strategis dalam pemenangan pilkada. Turut hadir Sekjen DPP PKB Abdul Karding, Ketum Umum Dewan Koordinasi Nasional (DKN) Garda Bangsa Cucun Ahmad Syamsurizal, dan Ketua DPW PKB DIJ Agus Sulistiyono. Wakil Bupati Bantul Abdul Ha-lim Muslih, fungsionaris partai, dan anggota Fraksi PKB DPRD Kulonprogo juga tampak hadir.

Tak ketinggalan, artis sinetron dan penyanyi Saleh Said Bajuri dan Reza Herlambang. Serta balon Wabup Kulonpro-go BRAy Iriani Pramestuti.Dalam kesempatan itu Cak Imin berharap semua pengurus dan anggota Garda Bangsa Kulonprogo masuk ke semua lini lapisan masyarakat untuk mendulang suara. Terutama kalangan generasi muda. Garda Bangsa PKB harus bisa di-terima di kalangan anak muda.

“Karena itu saya meminta, seluruh garda bangsa benar-benar bergerak, berbuat dan memberikan solusi bagi ka-langan muda,” ucapnya.

Cucun Ahmad Syamsurizal mengatakan, salah satu upaya meraup banyak suara dengan membidik kalangan pemuda. Yakni, para pemilih pemula. Cucun mengklaim, suara pe-milih pemula di DIJ cukup potensial untuk memenangi pilkada.

” Ada sekitar 40 persen pemilih pemula. Saya minta Garda Bangsa mengajak me-reka gabung ke PKB,” katanya.

Sementara Agus Sulistiyono menambahkan, seluruh jajaran pengurus PKB dan garda bang-sa segera bangkit dan meme-nangkan setiap pesta demo-krasi, baik di tingkat nasional maupun daerah. Menurutnya, struktur pengurus PKB men-jadi bagian utama. Agenda pelantikan kali ini untuk mem-perkokoh struktur organisasi.

“Tanpa struktur oerganisasi yang kuat, mustahil PKB bisa menang. Jika di tingkat DPC, DPAC dan ranting sudah ter-bentuk dan berjalan, sekarang giliran garda bangsa yang ha-rus dilengkapi kepengurusan-nya sampai tingkat ranting,” pinta anggota DPR RI itu.

Di akhir acara, Agus menyera-hkan dua unit mobil kendaraan operasional Garda Bangsa DIJ. Selain untuk mendukung mo-bilisasi kader, kendaraan itu dikhususkan untuk memper-lancar ruang gerak tim peme-nangan Zuhadmono-BRAy Iri-ani Pramestuti.(tom/yog/ong)