MUNGKID – Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan, ada hal amal manusia yang tidak akan putus. Amal ini akan terus berlangsung ketika manusia meninggal dunia. Amal yang tidak pernah terputus pahalanya adalah amal jariah, anak soleh/sholehah dan ilmu yang memberi manfaat.

Haedar Nashir menyampaikan hal ini saat menghadiri silaturahmi keluarga besar Muhammadiyah di Lapangan Dusun Ngawen, Muntilan, kemarin (2/10). Sambutan disampaikan Haedar dengan tajuk “Penguatan Jamaah dan Amal Usaha menuju Muntilan Berkemajuan”.

“Kita harus selalu beramal sholeh dan ber-Muhammadiyah dengan gembira,” katanya. Menurutnya, kunci keberhasilan amal usaha adalah ketaqwaan dan iman kepada Allah.

Ia mengatakan, Muntilan akan maju dan berkembang menuju baldatun toyibatun warobu ghofur bila semua rajin menuntut ilmu yang bermanfaat. “Mari kita gerakkan lagi budaya mencari ilmu,” katanya.

Dikatakan, kaum minoritas mampu menguasai segala lini karena ada kemauan memperbaharui amal. Dimulai dari hal yang kecil sampai ke hal besar. Untuk itu, perlu tanamkan ke anak-anak sebagai generasi etos kerja yang baik dan maksimal.

“Warga Muhammadiyah harus mampu menjadi teladan untuk berbuat baik dan rahmatan lil ‘alamin dengan tulus ikhlas. Sekalipun kepada mereka yang berbeda agama,” katanya.

Ketua PD Muhammadiyah Kabupaten Magelang Jumari mengatakan, acara silaturahmi ini salah satunya untuk memperingati tahun baru Islam, 1 Muharram 1438 H yang bertepatan dengan 2 Oktober 2016. Acara seperti ini sudah berjalan beberapa tahun.

Selain Haedar Nashir, hadir juga Ketua PWM Jateng Ari Ansori, Ketua PCM Muntilan Suratin Rahmad. “Acara ini dilaksanakan untuk mempererat ukhuwah warga Muhammadiyah,” katanya. (ady/laz/ong)