JOGJA – Deadline pendaftaran pemain ke operator kompetisi PT GTS akan ditutup pada 3 Oktober lusa. Waktu yang tidak banyak untuk menambah pemain. Namun di waktu yang terbatas itu, PSIM Jogja masih berusaha merekrut pemain.

Rencananya, PSIM akan memulangkan Engkus Kuswaha ke Laskar Mataram. Mantan pemain PSIM itu sebelumnya memperkuat Persibat Batang di ISC-B saat fase grup.

Manajer PSIM Agung Damar Kusumandaru membenarkan rencananya mendaratkan pemain berusia 29 tahun itu. Bahkan, jika tidak ada kendala, striker yang pernah membela PSIS Semarang, Deltras Sidoarjo, dan Persepam Madura United itu akan datang besok (2/9). “Sudah ada pembicaraan, semoga saja cocok dan berjodoh,” ujarnya.

Selain Engkus, tidak menutup kemungkinan PSIM masih akan menggaet penggawa anyar lagi. Namun Agung belum mau membocorkan identitas pemain bidikannya itu. “Tunggu saja, doakan masih bisa menambah pemain lagi,” imbuhnya.

Skuad PSIM sudah sampai di Sumenep sejak kemarin. Tim berangkat dengan menggunakan bus agar bisa segera kembali ke Jogja untuk menyiapkan lawatan ke Aceh pekan depan. Untuk target bentrok di Stadion Ahmad Yani, Sumenep, kandang Perssu, setidaknya bisa mencuri poin dari tim tuan rumah. “Itu bisa menambah kepercayaan diri tim nanti kalau berangkat ke Aceh,” ujar Sekretaris PSIM Jarot Sri Kastowo.

Pelatih PSIM Erwan Hendarwanto mengakui jika setiap laga perdana akan selalu berat, termasuk di fase 16 besar ini. Sedikit banyak hasilnya akan memengaruhi pertandingan selanjutnya. Ditambah lagi, dengan diparkirnya Juni Riyadi menyusul cidera hamstring. Jika Juni bermain, dengan kecepatannya, pemain 22 tahun itu dinilai bisa diandalkan untuk mengobrak-abrik pertahanan lawan.

Sebagai gantinya, coach EH akan memaksimalkan M. Rifky untuk mengisi pos yang ditinggalkan Juni. “Kami maksimalkan pemain yang ada,” katanya. (riz/din/mg2)