SLEMAN – Gagal merekrut gelandang PSIR Zaenal Arifin, manajemen PSS Sleman langsung bergerak cepat untuk menambah amunisi tim. Yang terbaru, striker asal Madiun Putra Chandra Waskito didaratkan ke Maguwoharjo International Stadium (MIS), kandang Super Elang Jawa-julukan PSS Sleman.

Dengan hadirnya Waskito, barisan depan PSS punya banyak opsi pemain untuk diturunkan. Sebelum Waskito, lini depan PSS sudah ada Rizki Novriansyah, Bijahil Chalwa, dan Jodhi Kurniadi.

Namun bukan tidak mungkin, Waskito akan dicoba di posisi lain yang bukan aslinya saat ini. Sebab Pelatih Kepala PSS Sleman Seto Nurdiyantoro sempat mengungkapkan membutuhkan pemain sayap. Eksperimen ini pernah dicoba Seto pada diri Oya Winaldo dan Tri Handoko.

Oya yang sebelumnya berposisi gelandang bertahan, ternyata juga bisa bergeser menjadi bek kiri. Sedangkan Tri Handoko yang sebelumnya berposisi penyerang, ternyata juga oke-oke saja saat dijajal beroperasi di sektor sayap.

Ya, Chandra Waskito pemain yang sebelumnya telah mencetak 9 gol itu sudah tiba di mess pemain. “Saya baru datang dan dimintai ikut latihan. Katanya manajemen tadi mau langsung negosiasi kontrak. Ya semoga saja berjodoh dengan PSS,” katanya saat ditemui Stadion Maguwoharjo,kemarin sore (29/9).

Direktur Operasional PT PSS Sleman Rumadi mengatakan tidak akan buru-buru mengontrak pemain sebelum melihat aksinya dalam latihan. Ia juga menyarankan manajemen tidak terburu-buru. “Terpenting kami tidak ingin asal merekrut. Dilihat kemampuannya dahulu. Agar tidak seperti beli kucing dalam karung,” katanya.

Namun pemain yang bersangkutan sendiri sudah akan negosiasi kontrak dengan manajemen. Jika sepakat, PSS akan mendaftarkan enam pemain baru ke PT GTS seperti Bijahi Chalwa, Bagas Adi Nugroho, Eka Angger, Nanda Pradana, Aulia Ardi, dan Chandra Waskita. “Saat ini kami ada 19 pemain dan bisa memaksimalkan kuota 25 pemain dalam satu tim. Sudah ada lima pemain dan menunggu hasil nego satu pemain dengan manajemen,” ujarnya. (riz/din/mg2)