JOGJA – Genderang perang sudah ditabuh. Raut wajah tegang dan harap-harap cemas terlihat saat pengundian tim yang akan bertarung dalam Junio JRBL 2016 Jogja Series, di Aula Kantor BRI Jogjakarta Jalan kemarin.

Sebanyak 32 tim terdiri 20 tim putra dan 12 tim putri telah mengetahui calon lawan-lawannya saat kompetisi digelar 8-15 Oktober 2016 di GOR UNY.

Dalam drawing tim cewek, belum apa-apa lawan berat sudah menanti SMP Budi Mulia Dua (BMD). Di pool sebelah kiri, mereka sudah harus melawan SMP 8 Jogja (Bhawara) di laga perdana. Aimee Tampufrancienee dari SMP BMD menyebut, agak kurang puas dengan hasil undian tersebut. “Yah lawannya mungkin sedikit agak berat ya. Tapi dengan kerja keras, optimistis bisa,” kata Aimee.

Jika sukses mengatasi SMP 8 Jogja, BMD sudah ditunggu SMP Stella Duce (Stece) yang dalam undian mendapat bye. Perwakilan tim Stece, Maria Angelina menyebut semua tim saat ini bisa jadi akan lebih berat diatasi. Terlebih berlaku sebagai juara bertahan, maka semua tim akan berusaha mengalahkan.

“Tidak boleh meremehkan, tetap berusaha semaksimal mungkin. Apalagi dengan status juara bertahan pasti pressure akan lebih berat,” ujar Maria.

Di bagian putra, juara bertahan SMP Pangudi Luhur (PL) di pertandingan perdana akan menghadapi SMP 16 Jogja. Kapten SMP Pangudi Luhur FX Ryszard Sumeisey optimistis mengulang capaian tahun sebelumnya.

“Cukup puas dengan hasil undiannya. Kalau dilihat dari pool kanan, yang paling berat SMP 1, SMP 8 dan SMP Budya Wacana (BW),” sebut Ryszard. Dengan persiapan latihan setengah tahun terakhir, dia berharap bisa mempertahankan gelar.

Sementara itu di pool kanan, SMP Budi Mulia Dua juga optimistis mengatasi lawan-lawannya. Small Forward BMD Muh Syauqi Azmi melihat, SMP Stece bisa menjadi batu sandungan jika ingin mencapai target semifinal. “Insa Allah bisa lolos,” tegas Syauqi. (riz/iwa/mg2)