CIMAHI– Balap sepeda menjadi gong tercapainya target 15 medali emas bagi Kontingen DIJ di Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016. Lewat nomor keirin putra, pembalap DIJ Muhammad Nur Fathoni menjadi yang tercepat di trek Velodrome Munaip Saleh, Cimahi kemarin (28/9). Dia mengungguli lima pembalap lainnya di babak final.

Selain Fathoni, ada juga pembalap DIJ Samai yang masuk ke babak final langsung memimpin race di putaran pertama. Sedangkan pembalap dari daerah lainnya terus membayangi di belakang. Begitu masuk dua putaran terakhir, baik Fathoni maupun Samai sama-sama tancap gas untuk mencari selisih waktu dengan pembalap lainnya.

Sorak sorai penonton semakin kencang begitu para pembalap akan mencapai garis finish. Fathoni berhasil lebih dulu mencapai garis finish, diikuti pembalap asal DKI Jakarta Rully Ibnu Faroka yang hanya bersilisih 0.073 detik. Sedangkan di belakangnya ada Heksa Priya Prasetya dari Kepulauan Riau yang hanya selisih 0.012 detik dengan pembalap DKI.

Mencapai garis putih pertama, Fathoni berhak naik podium tertinggi dan membawa pulang medali emas. Sementara Samai, hanya menduduki urutan ke lima.

Sementara dari nomor lainnya yang dipertandingkan kemarin, pembalap DIJ lainnya hanya mampu menambahkan tiga medali perunggu dari tiga nomor lainnya. Satu medali perunggu diraih duet Elan Riyadi dan Benedictus Ongky Setiawan dari nomor team pursuit 4.000 meter.

Dengan catatan waktu 4:40.496 detik, duet pembalap DIJ berada di posisi ketiga, di belakang dua tim dari Jawa Timur yakni Eko Bayu Nurhidayat dan Kaswanto dengan catatan waktu 4:40.878 detik di urutan pertama. Sedangkan di urutan kedua ditempati tim Kalimantan Timur, Aldy Afriani da M Abdurrahman dengan catatan waktu 4:49.024 detik.(dya/din/ong)