Pastikan Bersih dari Narkoba

JOGJA – Meski sebelumnya sudah dilakukan tes narkoba oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Jogja dengan tes urine, para pasangan calon (paslon) wali kota dan wakil wali kota Jogja kembali dites. Kemarin (27/9), mereka kembali dicek dengan tes rambut.

Sampel rambut yang diambil ialah 50 helai bagi tiap orang. Pengambilan dilakukan oleh tim dari BNN Kota Jogja di RS Jogja. Pengambilan sampel disaksikan tim kesehatan dari RS Jogja dan Komisioner KPU Kota Jogja. Rambut dari tiap calon itu kemudian dimasukkan dalam amplop berwarna cokelat dan dikirimkan ke Jakarta.

Ketua BNN Kota Jogja Saptohadi mengatakan, rekomendasi tes narkoba dengan rambut tersebut memang mendadak. Pihaknya menjalankan rekomendasi dari BNN Pusat melalui surat edaran pada Senin malam (26/9).

Tes antinarkoba melalui rambut bisa mengetahui kandungan zat narkoba tiga bulan ke belakang. Sementara tes melalui urine hanya mengetahui sepekan ke belakang saja. “Hasilnya merupakan kewenangan dari tim pemeriksa kesehatan,” jelasnya.

Anggota KPU Kota Jogja Bidang Pendidikan Politik Sri Surani mengapresiasi langkah yang dilakukan BNN. Menurut dia, dengan tes rambut dapat benar-benar memastikan semua calon wali kota dan wakil wali kota bebas narkoba.

Tapi, lanjut Rani, dari informasi yang diperolehnya, tes narkoba dengan rambut hasil uji laboratorium baru bisa diketahui kemungkinan dua hari kemudian. Sementara tahapan Pilwali Jogja sudah terjadwal. KPU Kota Jogja harus menerima hasil tes kesehatan pada hari ini (28/9). “Akan dikonsultasikan lagi ke KPU RI apakah hasil tes narkoba ini bisa menyusul atau tidak,” ujar Rani.

Langkah mendadak BNN untuk melakukan tes narkoba melalui rambut, juga mendapat dukungan dari para calon. Haryadi Suyuti (HS) mengaku mendukung langkah BNN tersebut untuk memastikan paslon terpilih nanti bebas narkoba. “Tidak ada masalah, bagus itu untuk menjamin kepala daerah bebas narkoba,” ujarnya.

Hal yang sama diungkapkan Imam Priyono (IP) yang mengatakan tes narkoba sebagai upaya meyakinkan masyarakat calon yang dipilihnya bebas narkoba. “Saya dukung, juga sebagai bagian memberantas peredaran narkoba,” ungkapnya. (pra/ila/mg1)