Legawa Bawa Pulang Satu Perunggu

BANDUNG—Cabang olahraga tarung derajat DIJ gagal mencetak sejarah dikeikutsertaan pertamanya di Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016. Target satu emas gagal dipersembahkan lewat cabor yang baru pertama kali diselenggarakan di pesta olahraga nasional ini.

Satu-satunya harapan tim tarung derajat DIJ untuk mendulang medali emas dari cabor tarung derajat akhirnya tumbang di babak semifinal. Adela Cyntia Devi kalah 0-3 (2-4, 2-6 dan 2-6) dari petarung NTB, Novi.

Satu-satunya petarung putri DIJ ini harus mengakui ketangguhan petarung NTB yang di Pra PON lalu menjuarai di kelas 50,1-54 kg putri. Adel lebih banyak bertahan, sedangkan Novi lebih agresif menyerang. Serangan Adel semakin melemah, ketika di ronde kedua, cidera bahunya yang didapat saat Pra PON kembali melanda.

Dengan hasil tersebut, Adel kembali harus puas membawa perunggu untuk DIJ seperti halnya saat Pra PON lalu. “Fighting spiritnya tinggi, tapi memang kalah pengalaman dengan Novi,”ujar Pelatih Tarung Derajat DIJ Dedih Kusnadi usai pertandingan di GOR Padjajaran, Bandung, Jawa Barat.

Dari tiga atlet, tim tarung derajat hanya mampu menyumbang satu medali perunggu dari Adel. Sedangkan, petarung yang ditarget bisa menyabet medali emas, Wiranata Rifandi yang turun di kelas 67 kg tersingkir lebih dulu di babak pertama dari petarung tuan rumah, Jawa Barat.

Demikian halnya dengan Maidy Charles yang juga harus keluar dari arena pertarungan di babak pertama kelas 52 kg. “Pencapaian kami belum bisa memenuhi target KONI DIJ membawa pulang emas. Tapi kami beruntung pulang tidak dengan tangan kosong,”ujarnya.

Menurutnya, empat tahun yang akan datang, DIJ akan semakin siap dengan persiapan atlet yang lebih matang. Wira dan Adel dari segi usia masih bisa ikut bertarung. “Bibit petarung di DIJ banyak. Tinggal mengasahnya dan mempersiapkan sejak dini agar di PON besok prestasinya bisa lebih baik,”ujar Dedih.

Sementara itu, cabor biliar yang diharapkan bisa menambah pundi-pundi medali bagi Kontingen DIJ tidak berjalan lancar. Beberapa nomor yang diikuti atlet DIJ kemarin seperti Widi Harsoyo yang masih turun di nomor pool 9 ball single putra dan Wisnu Eko Marsudi yang turun di nomor 10 ball single putra gagal melanjutkan langkah ke semifinal. “Wisnu hanya sampai babak 16 besar. Kami segenap tim mohon maaf karena tidak bisa menambah lagi medali. Total yang tim biliar sumbangkan 1 medali perak dan 3 medali perunggu,”ujar Pelatih Tim Biliar DIJ Donald Lapod Laukon.(dya/din/mg1)