Diusung oleh Partai Gerindra, PKB, dan Demokrat

JOGJA – Pasangan Hasto Wardoyo dan Sutedjo yang saat ini menjadi calon tunggal dalam Pilbup Kulonprogo segera mendapatkan lawan. Pasangan calon (paslon) Zuhadmono Ashari dan BRAy Iriani Pramastuti dijadwalkan mendaftar ke KPU Kulonprogo Kamis (29/9) besok.

“Insyaallah pendaftaran pasangan Zuhadmono-Iriani ke KPU Kulonprogo Kamis,” tandas Sekretaris DPD Partai Gerindra DIJ Dharma Setiawan, kemarin(27/9).

Dharma mengatakan, pasangan tersebut diusung oleh tiga parpol, yaitu Gerindra, PKB, dan Demokrat. “Kami berangkat dari ndalem (rumah) Pak Toyo (Toyo S. Dipo, mantan Bupati Kulonprogo) pukul 13.00,” lanjutnya.

Sampai penutupan pendaftaran bakal paslon 23 September lalu, di KPU Kulonprogo baru ada satu paslon yang mendaftar yakni Hasto Wardoyo-Sutedjo. KPU Kulonprogo lalu melakukan perpanjangan pendaftaran bakal paslon mulai hari ini 28- 30 September 2016 pukul 24.00.

Ketua KPU Kulonprogo Muhammad Isnaini mengatakan, di Kulonprogo masih ada peluang satu bakal paslon karena ada tiga parpol yang belum mendaftarkan. Pasangan Hasto-Tedjo diusung 6 partai politik dengan 27 kursi. Masih tersisa 13 kursi yang belum mengusung bakal pasangan calon yaitu Gerindra, PKB, dan Demokrat. “Masih kami tunggu dalam masa perpanjangan pendaftaran ini,” ujarnya saat ditemui di KPU DIJ kemarin.

Perpanjangan masa pendaftaran tersebut, lanjutnya, juga tidak akan mengganggu proses Pilbup Kulonprogo. Semua masih sesuai jadwal, kecuali pelaksanaan tes kesehatan paslon yang diundur. “Tanggal penetapan paslon tetap 25 Oktober 2016. Hanya jadwal kesehatan yang mundur jadi minggu depan,” katanya.

Ketua KPU DIJ Hamdan Kurniawan mengatakan, berdasarkan keputusan Mahkamah Konstitusi, sampai batas akhir tidak ada paslon yang mendaftar lagi, maka KPU Kulonprogo tetap melakukan pilbup. Calon tunggal bukan hal yang baru saat pelaksanaan pilkada serentak, pada pelaksanaan sebelumnya 2015 lalu, Kabupaten Tasikmalaya, Blitar, dan Timur Tengah Utara di Nusa Tenggara Timur menyelenggarakan dengan calon tunggal. “Di Kulonprogo kami tunggu dulu masa perpanjangan pendaftaran,” ujarnya.

Komisioner KPU DIJ Divisi Keuangan Logistik dan Umum Guno Tri Tjahjoko menambahkan, terkait calon tunggal dalam pilkada juga sudah diatur dalam Peraturan KPU (PKPU) Nomor 14 tahun 2015. Ada perbedaan pilihan pada surat suara untuk daerah yang melaksanakan pilkada dengan calon tunggal dengan yang lebih dari satu calon. “Jika hanya ada satu pasangan calon, pilihannya di surat suara hanya setuju dan tidak setuju,” jelas Guno. (pra/ila/mg1)