PURWOREJO-Kurangnya penataan di persimpangan diantara Jalan Pramuka dan Jalan Ahmad Dahlan yang kerap disebut Perempatan Kembang menjadikan lokasi itu terlihat semrawut dan kacau. Pihak terkait diminta melakukan penanganan agar lokasinya lebih tertib dan teratur.

Permintaan itu disampaikan salah satu anggota Fraksi Pelangi DPRD Purworejo, Ahmad Ngafifurohman, kemarin (28/9). Melihat penumpukan kendaraan angkutan menjadikan lokasi tersebut seperti terminal angkutan umum.

“Jangan sampai muncul kesan kalau di perempatan kembang adalah terminal Kopada (kendaraan angkutan kota,red),” ujar politisi Partai Persatuan Pembangunan ini.

Menurut Ngafifurohman, penempatan kendaraan yang seenaknya kerap menjadikan pengguna jalan kesulitan untuk melintas. Praktis kendaraan yang melalui perempatan kembang harus ekstra hati-hati dan pelan.

“Keberadaannya sudah sangat mengganggu, Pemkab harus turun tangan,” tambahnya.

Dalam pantauan fraksinya, Ngafifurohman mengatakan Kopada menghentikan kendaraannya di lokasi itu untuk menunggu penumpang. Mereka memanfaatkan bahu jalan untuk berhenti. Tidak hanya satu jalur, keberadaannya kadang lebih dari dua.

“Kesannya jadi berjubel-jubel di tempat itu,” imbuhnya.

Dirinya meminta agar Pemkab memberikan solusi dan memberikan langkah penertiban. Setidaknya harus ada tempat khusus untuk menempatkan kendaraan di satu tempat sehingga tidak mengganggu pengguna jalan lain. (udi/ong)