Pagelaran Sawiji Greget Sengguh Ora Mingkuh
JOGJA – Sebuah pagelaran bertajuk “Sawiji Greget Sengguh Ora Mingkuh” bakal ditampilkan selama dua hari, Kamis dan Jumat (29-30/9) di Pendapa Jogja Nasional Museum, Jalan Ki Amri Yahya No. 1 Jogja. Acara ini melibatkan 17 komunitas dan lembaga dari berbagai wilayah di DIJ yang memiliki keunikan dan kekhasan masing-masing.

Komunitas dan lembaga-lembaga itu, antara lain, Badan Usaha Milik Desa Panggung Lestari, Sanggar Anak Alam, Bixa Natural Colour, Bakul Jamu Cepuri, Mobil Listrik Jogja, #jogjagaruksampah, Komunitas Pelestari Ajaran Kawruh Jiwa Ki Ageng Suryomentaram, Banyu Langit, Jogja Nyah Nyoh, Wildlife Rescue Centre, Pitpaganda, RT 36 Kampung Cyber Tamansari, Pertanian Berkelanjutan SPTN HPS, Asosiasi Komunitas Sungai Yogyakarta dan Bird Farm.

Menurut Erlina Hidayati, Kabid Sejarah, Bahasa Jawa dan Sastra Dinas Kebudayaan DIJ, pagelaran ini merupakan bentuk dukungan pemerintah untuk merealisasikan kinerja pembangunan DIJ dalam sektor pendidikan, pariwisata, teknologi, ekonomi, energi, pangan, kesehatan, keterlindungan warga serta tata ruang dan lingkungan. “Ini merupakan langkah awal untuk pembaharuan kondisi pembangunan di DIJ saat ini yang dirasa belum banyak mendapat perhatian, baik dari pemerintah maupun masyarakat,” katanya kepada wartawan kemarin (25/9).

Ketua Panitia Widihasto Wasana Putra menjelaskan tentang rincian agenda acara ini. Terdapat empat sub acara dalam pagelaran ini, yakni pameran karya, workshop, talk show, dan ameran foto. Juga turut menghadirkan pameran pewarta foto Indonesia DIJ.

Gigih Hanafi mewakili Pewarta Foto Indonesia DIJ menyikapi kegiatan ini secara positif ketika mendapatkan tawaran untuk menampilkan foto-foto dalam pameran tentang kondisi-kondisi di DIJ. Dalam pameran foto akan ada 50 karya dari 25 fotografer anggota Pewarta Foto Indonesia DIJ. (cr1/laz/mg1)