MAGELANG – Pemerintah pusat memberikan penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) tahun 2016 untuk Kota Magelang. Pada 2014 dan 2015, Kota Magelang mendapatkan penghargaan serupa. Dengan demikian, Pemkot Magelang mendapatkan prestasi itu selama tiga tahun berturut-turut (hat- trick).

Pemkot Magelang pun mengaku akan terus menambah fasilitas untuk mendukung penghargaan di bidang lalu lintas itu. Penghargaan ini dinilai sebagai komitmen kepala daerah dan para pemangku kepentingan untuk mewujudkan pelayanan prima kepada masyarakat.

“Kami akan terus tingkatkan pelayanan dan kenyamanan masyarakat dalam berlalu lintas dan menikmati angkutan umum,” kata Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Raya Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Magelang Chandra Wijatmiko kemarin (27/9).

Setelah mendapat penghargaan ini, pemkot berencana menambah Pelican Cross di depan RSUD Tidar untuk penyeberang jalan. Selain itu, ia berencana menambah jumlah variable message signal (VMS) sebanyak enam unit. Sebelumnya hanya ada satu unit di persimpangan Kebonpolo. Saat ini, rencana pemkot baru sampai tahap pengajuan ke provinsi untuk mendapat alokasi bantuan (banprov).

“Dengan adanya penghargaan ini, Kota Magelang menjadi acuan daerah sekitar dalam pelayanan bidang transportasi dan lalu lintas,” jelas Chandra.

Kepala Dishubkominfo Kota Magelang Suko Tri Cahyo mengatakan, setelah mengikuti perlombaan ini, pemkot terus membenahi dan meningkatkan berbagai layanan dan fasilitas di bidang lalu lintas dan transportasi. Tidak hanya papan trayek, ditingkatkan juga fasilitas lain. Seperti rambu-rambu, marka, jalan, trotoar, lampu, terminal, ATCS, dan lain sebagainya.

Menurutnya, pemkot juga meningkatkan koordinasi tingkat pelaksana seperti dengan DPU, DKPTK, Satlantas Polres Magelang Kota, dan segenap pemangku jalan lainnya. Bahkan, untuk berkomunikasi terdapat Forum Lalu Lintas. “Ini untuk mengkaji berbagai hal seputar transportasi dan lalu lintas agar lebih baik lagi,” katanya.

Kota Magelang sendiri ikut ajang bergengsi di bidang lalu lintas ini sejak 2014 lalu. Waktu itu pemkot langsung mendapat Piala WTN. Dari penghargaan itu mendapat banyak rekomendasi untuk perbaikan pelayanan. Pada 2015 lalu, pemkot dapat piala serupa dan mendapatkan beberapa rekomendasi.

“Seperti papan petunjuk arah trayek angkutan agar masyarakat lebih mudah dalam menentukan pilihan angkutan sesuai tujuannya,” katanya. (ady/laz/mg2)