SLEMAN – Tiga kloter jamaah haji asal Sleman tiba di Sleman, kemarin (27/9). Rombongan pertama dengan total 502 jamaah haji terbagi dalam tiga kloter, kloter 23, kloter 24 dan kloter 25. Kedatangan mereka disambut sejumlah pejabat daerah dan keluarga jamaah haji di Masjid Agung Sleman.

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag Sleman Silvia Rosetti mengungkapkan penyelenggaraan haji tahun ini sukses. Dari total 994 jamaah haji hanya satu jamaah yang meninggal saat menjalani ibadah. “Dari kloter 24 atas nama Djumirah Karto Temon, 81, jamaah asal Pogung Selatan, Mlati, Sleman. Meninggal seusai salat tahajud dan tidak sakit. Adapula dua jamaah yang batal berangkat karena kondisi kesehatan, yakni Harjani dan Sri Pujiati,” kata Silvia.

Di samping itu juga ada empat jamaah haji yang pindah kloter. Dua jamaah kloter 25 pindah ke kloter 49 karena permasalahan visa. Masih dari kloter 25, dua jamaah haji pindah ke kloter 74 karena permasalahan kesehatan. “Untuk yang sakit dan dipindah ke kloter 74, saat pulang tetap bersama kloter 25,” ujarnya.

Kedatangan para jamaah haji hari pertama (27/9) terbagi menjadi tiga sesi. Sesi kedatangan pertama dari kloter 23 pada pukul 07.30 sejumlah 116 jamaah. Selanjutnya kloter 24 pada pukul 17.30 sejumlah 33 jamaah dan pada malam harinya pukul 23.00 berjumlah 353 jamaah haji.

Tahun ini Sleman memberangkatkan lima kloter haji. Total ada 994 jamaah haji yang terbagi dalam kloter 23, 24, 25, 27 dan kloter 29. Jadwal kedatangan jamaah haji kloter 27 hari ini (28/9) dengan total 134 jamaah. Selanjutnya untuk kloter 29 dijadwalkan Kamis (30/9) dengan total 356 jamaah.

Pemberangkatan pemulangan jamaah haji dari Jedah. Untuk selanjutnya diterbangkan ke bandara Adi Sumarmo Solo. Para jamaah haji ini kemudian diantarkan ke Masjid Agung Sleman menggunakan bis. “Untuk keluarga dipersilahkan menjemput sesuai jadwal kloternya. Khusus untuk besok (hari ini Red) dan Kamis jamaah haji datang dalam satu rombongan. Diperkirakan tiba di Jogjakarta pada siang hari,” katanya. (dwi/din/mg2)