MAGELANG-Keluarga besar SD Muhammadiyah I Alternatif (SD Mutual) Kota Magelang ikut prihatin dengan musibah bencana banjir di Garut Jawa barat beberapa waktu lalu. Kepedulian terhadap musibah tersebut ditunjukkan civitas akademika sekolah yang terletak di Jalan Tidar 21 tersebut dengan penggalangan dana. Menurut Kepala SD Mutual, Mustaqim, kegiatan penggalangan bantuan tersebut dilakukan berupa gerakan infak.

“Tidak dibatasi mau infak berapapun nominalnya, yang menjadi poin penting atas terjadinya bencana di Garut itu kami dan siswa SD Mutual dapat membantu dan berbagi sesama yang mana hal itu menjadi nilai pendidikan yang berharga bagi siswa” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, SD Mutual bersinergi dengan Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sadaqah Muhammadiyah (Lazismu) Kota Magelang. Apalagi banjir bandang yang terjadi pada 20 September lalu, juga menimpa banyak sekolah-sekolah Muhammadiyah dan mengakibatkan kegiatan belajar-mengajar terhenti.

“SD Mutual berupaya membantu untuk meringankan beban para korban. Alhamdulillah, dalam tempo yang sangat singkat, infaq peduli bencana Garut Jawa Barat terkumpul sejumlah Rp 22.694.000. Itu murni dari para siswa dan guru,” tuturnya.

Salah satu siswa kelas III, Hanif Thaariq A, menuturkan kebahagiaannya bisa berbagi dengan sesama. Dia merasa bangga karena bisa membantu pihak-pihak yang membutuhkan dengan uang tabungan yang selama ini dia kumpulkan. Apalagi dia diberi pelajaran untuk selalu menyanyangi orang lain dengan selalu berbagi.

“Mudah-mudahan para korban bencana segera mendapatkan kehidupan yang lebih baik” ujarnya.

Hasil dari gerakan infaq tersebut langsung ditasyarufkan dengan melibatkan tim dari Lazismu Kota Magelang.(mar/dem)