Gelanggang Renang FPOK UPI, Bandung, jadi satu tempat indah yang tidak akan dilupakan Nabila MK Umarella. Bagaimana tidak, sebelumnya atlet yang akrab disapa Lala ini tidak membayangkan bisa masuk dalam tim inti renang indah DIJ, apalagi tampil di Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016.

“Sempat nggak percaya, karena tadinya aku cuma cadangan saja,” ujar Lala usai meraih medali emas bersama tim renang indah DIJ di nomor team free routine akhir pekan lalu.

Latihan keras dan disiplin membuat Lala terpilih masuk tim renang indah, yang kebetulan saat proses persiapan satu atletnya mengundurkan diri karena cidera. Lala terpilih karena saat itu dia yang terbaik di kelompok usianya.

Berangkatnya Lala ke tanah Legenda, juga menjadikannya sebagai atlet termuda kontingen DIJ yakni baru berusia 12 tahun. “Ya nggak nyangka aja, tapi itu yang buat aku semangat latihan. Meskipun yang lain usianya lebih tua,” ujar atlet kelahiran Jogjakarta, 24 Oktober 2004, ini.

Atlet yang masih duduk di kelas 6 SD ini kini semakin semangat untuk bisa lebih berprestasi di dunia renang indah. Dukungan orang tua, menjadi spirit tersendiri bagi Lala untuk meraih prestasi lebih tinggi. Meski terus berlatih bahkan memakan waktu sekolah dan bermainnya di pagi dan sore hari, Lala tidak merasa kehilangan waktu bermain.

“Karena sudah suka, aku ingin bisa tampil di tingkat dunia,” ujarnya yang sepulang dari Bandung akan kembali berlatih untuk persiapan mengikuti kejuaran renang indah Singapore Open, November 2016 mendatang. (dya/laz/mg2)