Renang Indah Borong Semua Medali Emas

BANDUNG—Tim renang indah DIJ panen raya medali emas. Itu setelah pada nomor terakhir yang diperebutkan di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016, berhasil menjadi pengumpul poin tertinggi.

Dengan raihan 73,30 poin, atlet-atlet renang indah DIJ kembali menaiki podium tertinggi dan memborong semua medali emas di Gelanggang Renang FPOK UPI, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (24/9).

Berbalut baju berwarna kuning gading dengan ornamen ekor merak di bagian dada dan belakang, Claudia Megawati Suyanto dkk tampil impresif begitu masuk ke kolam. Enam atlet menari lincah di dalam air. Mereka diiringi musik gabungan nuansa tradisional dari Bali dan Jogja.

Dari gerakan ke gerakan yang begitu dinamis dan tegas, dari penilaian artistik tim renang indah DIJ ini mendapat nilai 29,60. Raihan nilai tertinggi dari tim renang indah lain.

Tampil dengan nomor urut lima, tim yang dilatih intensif selama lima bulan oleh pelatih asing Anna Nasekina ini juga mengumpukan poin tertinggi dari sisi difficulty atau kesulitan teknik gerakan, yakni 21,60. Sementara dari sisi execution, mereka mendapat nilai 22,10. Sehingga total nilai yang dikumpulkan dari para juri yakni 73,30.

Di iperingkat kedua, tim Jatim terpaut selisih dua poin dengan DIJ, yakni 71,53. Sedangkan di posisi ketiga, ditempati tim renang indah tuan rumah dengan raihan nilai 69,83. Tim yang terdiri dari Claudia, Putri Yaninda Sari, Dea Vania Putri, Pratiwi Adhiati Kusumawardani, Nabilah M K Umarella, dan Maharani Sekar Langit sukses menjadi yang terbaik di nomor team free routine. “Lawan terberat bagi anak-anak adalah dinginnya air yang memang berbeda kondisinya dengan di Jogja. Tapi mereka anak-anak yang tangguh dan fighting spiritnya sangat tinggi,”ujar Anna yang tidak henti tersenyum.

Di bawah tangan dinginnya, tim renang indah DIJ mampu memenuhi target sapu bersih medali emas dari tiga nomor yang dipertandingkan. “Pesaing berat dar Jawa Timur, mereka juga sangat bagus,”ujarnya.

Komisi Teknik Pengda PRSI DIJ Ragil Sugirestu mengatakan, keberhasilan ini merupakan bukti nyata kerja keras atlet renang indaH DIJ untuk mengemban misi menjadi yang terbaik. Kerja keras tersebut berbudah tiga medali emas, sesuai dengan harapan dan doa dari tim dan juga KONI DIJ. “Ini sejarah bagi tim renang indah DIJ bisa menyapu bersih medali emas di PON,”ujar wanita yang juga pelatih kepala renang indah DIJ ini.

Prestasi ini menurutnya, juga menjadi langkah yang bagus untuk regenerasi atlet-atlet renang indah di masa datang. Sebab, empat dari atlet yang kini ada dalam tim akan menjadi penampilan terakhir mereka di PON.

Karena dari segi usia, mereka sudah tidak bisa lagi ikut di pesta olahraga terbesar ditanah air empat tahun yang akan datang. Inilah mengapa, tim renang indah DIJ terpaut rentang usia dari 12 hingga 23 tahun. Tiga atlet muda dalam tim, yakni Anisa, Nabilah dan Sekar akan menjadi investasi DIJ untuk berprestasi diajang selanjutnya. “Kami juga masih memiliki atlet-atlet muda lainnya, dan kami persiapkan mereka sejak saat ini juga,”ujarnya.

Sukses tiga emas dari renang indah menjadi pelipur lara bagi Pengda PRSII DIJ yang belum berhasil membawa pulang medali dari subcabor lainnya yakni renang lintasan. Sementara, tiga emas yang dipersembahkan bagi Kontingen DIJ ini juga membawa perenang indahnya, Claudia menjadi peraih medali emas terbanyak bagi DIJ, yakni dari nomor single technical, duet technical, dan team free.(dya/din/mg1)