Sabet Medali Emas Balap Motor Beregu Kelas 125 CC

TASIKMALAYA – Tambahan satu medali emas dari cabang olahraga (cabor) balap motor membawa kontingen DIJ menembus peringkat 10 besar klasemen sementara perolehan medali Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016. Dua pembalap muda DIJ, Galang Hendra Pratama dan Rheza Danica Ahrens, yang finis di urutan pertama dan keenam mengantarkannya naik ke podium tertinggi di nomor beregu kelas 125 cc yang digelar di Sirkuit Bukit Peusar, Tasikmalaya, Jabar, kemarin (25/9).

Start di garis pertama, Galang langsung tancap gas diikuti pembalap dari daerah lainnya, Andi Farid dari Jabar B dan Ahwin Sanjaya dari Papua. Sementara Rheza yang start digaris keempat tidak mau ketinggalan.

Rheza yang mengawali lomba dari urutan keempat, sempat memimpin lomba. Namun sayang, di putaran keenam, Rheza terjatuh dan harus mengejar ketertinggalan. Rekan satu timnya terjatuh, Galang bangkit dan mengejar ketertinggalan di lap ke-10. Mampu melaju dan menguasai sirkuit, Galang akhirnya menjadi yang tercepat dengan mencapai garis finis di urutan pertama. Sedangkan Rheza yang sempat terjatuh mampu mengakhiri race di urutan keenam. Total 7 poin yang diraih mengantarkan kedua pembalap muda DIJ menyabet medali emas yang pertama dari cabor balap motor.

Di peringkat kedua, dua pembalap Jabar B yakni Afridza Syach yang finis di urutan ke-4 dan Adly M Taufiq yang finis di posisi ke-5, berhak atas medali perak. Sementara medali perunggu diraih dua pembalap dari Jateng, M Ervin Firmansyah yang finis di urutan ke-7 dan Bagus Setyawan di urutan ke-10.

Dua pembalap muda yang baru pertama kali tampil di PON ini mencatat sejarah baru di dunia balap motor DIJ. “Tidak menyangka bisa medarih medali emas. Ini saya hadiahkan untuk Jogjakarta,” ujarnya.

Dia berharap prestasi yang diraihnya ini bisa membuka mata pemerintah daerah untuk lebih peduli pada atlet daerah. Misalnya dengan membangun sarana latihan, karena selama ini baik Galang maupun pembalap DIJ lainnya hanya bisa memanfaatkan lahan parkir untuk berlatih.

“Selama ini kami latihan hanya di lapangan parkir. Kalau saja ada sarana latihan yang lebih memadai, pasti prestasi kami akan lebih baik lagi ke depannya,” ujar pembalap yang sempat bersekolah di sekolah milik Valentino Rossi di Italia ini.

Sukses Galang dan Rheza belum diikuti pembalap lainnya yang turun di tiga nomor lainnya. Di nomor beregu kelas 150 cc, pasangan pembalap DIJ, Sigit PD dan Sudarmono, hanya mampu berada di urutan keempat. Sedangkan di nomor perorangan 125 cc dan 150 cc, pembalap DIJ gagal masuk tiga besar. (dya/laz/mg1)