BANDUNG—Sepekan penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016, Kontingen DIJ mendapat surprise dari Oka Bagus Subekti. Pemanah 17 tahun ini berhasil menyabet medali emas dari nomor ronde nasional perorangan putra di Arena Panahan Gelora Sabilulungan Si Jalak Harupat, Soreang, Bandung, Jawa Barat, kemarin (23/9).

Oka berhasil mengumpulkan poin tertinggi after 108 arrows, yakni 989. Sedangkan pemanah Kalimantan Timur Fadli hanya mampu meraih total nilai 977, dan diperingkat ketiga ada M Fadhil yang mengumpulkan total nilai 967. Dengan demikian, Oka berhak membawa pulang medali emas.

Dengan capaian tersebut, Oka menjadi atlet berstatus mandiri pertama yang meraih medali emas bagi DIJ di ajang multievent empat tahunan terbesar di tanah air ini. “Secara teknik Oka memang bagus. Hasil yang dia peroleh sungguh di luar prediksi. Luar biasa penampilannya begitu tenang,”ujar Pelatih Panahan DIJ Budi Widayanto.

Sukses pemanah yang tergabung dalam Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) DIJ ini tidak diikuti pemanah DIJ lainnya. Fauzia Putri Pertiwi yang turun di nomor ronde nasional putri hanya mampu berada di urutan ketiga dengan total nilai 952. Raihan Fauzia di bawah pemanah asal tuan rumah, Ratna Humaira dengan total nilai 988 diperingkat pertama dan Bunga Arbela dari Jatim dengan raihan nilai 961.

Sementara di nomor ronde nasional beregu putri, tiga srikandi DIJ, Fauzia, V Ninik Umardiyani dan Elvina Ika Fitriana juga belum berhasil meraih nilai tertinggi. Ketiganya hanya berada di peringkat ketiga dengan raihan nilai total 2792. Sedangkan posisi pertama ditempati tim tuan rumah dengan total nilai 2832.Tim Jatim berada di bawahnya dengan nilai total 2797. “Masih ada nomor aduan perorangan dan beregu. Kami tetap optimis anak-anak bisa tampil maksimal,”ujarnya.

Ketua Umum KONI DIJ GBPH Prabukusumo mengaku kagum akan raihan prestasi yang dicapai Oka. Ini membuktikan bahwa dengan tekad yang tinggi, prestasi tertinggi pun bisa diraih. “Oka menjadi contoh bagi atlet lainnya, terutama yang mandiri. Dengan perjuangan siapapun bisa meraih prestasi,”ujarnya.

Hingga kemarin, cabor panahan sudah menyumbangkan 2 medali emas, 2 perak, dan 4 perunggu. (dya/din/ong)