KULONPROGO-Rombongan pengusung Hasto-Tedjo berangkat ke KPU Kulonprogo lebih awal dibanding HS-HP. Berangkat dari Pendapa Joglo Sadewo, Beji, Wates sekitar pukul 08.30. Mengenakan pakaian adat Jawa warna merah marun dengan motif gembleg renteng. Hasto-Tedjo diarak dengan rute mulai Rumah Dinas Bupati Kulonprogo, Tetek Wetan, Depan Pasar Wates, Jalan Brigjend Katamso, Simpang Lima Nyi Ageng Serang, Perempatan Nagung, dan finish di Kantor KPU Kulonprogo, Jalan KH Wahid Hasyim, Bendungan, Wates.

Ada delapan andong yang digunakan, secara berurutan. Andong pertama ditumpangi Hasto-Tedjo. Disusul andong PDIP, PAN, Golkar, PKS, Hanura, Nasden, dan PPP. Di belakang mereka 70 relawan dan simpatisan mengendari sepeda ontel. Mereka mengenakan caping bertuliskan Kancane Hasto-Tedjo Yes.

“Caping merupakan simbol rakyat kecil. Pelindung para petani,” ungkap Ketua DPC PDIP Kulonprogo Sudarto. Para relawan juga membawa mainan tradisional otok-otok, yang cara membunyikannya dengan diputar. Itu dimaknai, seluruh elemen pendukung Hasto-Tedjo siap all out dan bergerak untuk pemenangan pilkada.

Pawai arak-arakan itu juga diikuti kelompok kesenian Arum Dalu dan kelompok Ronda Tek-Tek. Berikut puluhan mobil serta sepeda motor partai koalisi. Rombongan sampai di Kantor KPU Kulonprogo sekitar pukul 09.10. Mereka diterima seluruh komisioner KPU Kulonprogo.

Turut Hadir Komisioner Divisi Teknis KPU DIJ Guno Tri Tjahjoko dan anggota Panwaslu Kabupaten Kulonprogo. Pemeriksaan berkas dilaksanakan di hadapan pasangan bakal calon (balon) peserta pilkada dan perwakilan pengurus partai koalisi. Tepat sebelum salat Jumat sekitar pukul 11.30, pemeriksaan berkas selesai. “Alhamdulillah kami sudah bisa menyelesaikan proses pendafataran hari ini (kemarin). Setelah ditetapkan sebagai calon kami akan mengikuti tahapan kampanye,” kata Hasto, yang pada pilkada kali ini mengusung visi misi budaya dalam pembangunan.

Hal itu pula yang mendasari dirinya bersama rombongan mengenakan baju adat Jawa. “Kami mendukung keistimewaan dan mendukung pembangunan berbasis kebudayaan,” ujar Hasto yang berlatarbelakang dokter spesialis kandungan itu.

Disinggung tentang potensi kemenangan di Pilkada 2017, Hasto menegaskan harus menang. (tom/yog/ong)