SLEMAN – Minggu (25/9) akan tersaji laga seru di Maguwoharjo International Stadium (MIS). Laga bertajuk uji coba akan mempertemukan PSS Sleman menjamu Persija Jakarta. Ini pertemuan yang dinanti-nanti. Sebab, kedua tim kali terakhir bentrok dalam laga kompetitif 21 April 2007 silam.

Super Elang Jawa- julukan PSS Sleman kala itu berhasil menundukkan Macan Kemayoran-julukan Persija Jakarta dengan skor 2-1. Gol PSS yang kala itu dinakhodai Rudy W. Keltjes dicetak Mbounjo dan Gaston Castano. Sedangkan Persija memperkecil kekalahan melalui sontekan Hamka Hamzah.

Nah, PSS Sleman yang masih dalam persiapan jelang turun di babak 16 besar ISC-B, akan menghadapi Persija yang masih dalam masa transisi pelatih. Bambang Pamungkas dkk yang puasa kemenangan selama 14 pertandingan, saat ini ditangani Muhhamad Zein Al Haddad. Mamak, sapaan Zein, sebelumnya menggantikan Paulo Camargo.

Ketua Panpel PSS Sleman Ediyanto mengatakan, izin untuk menggelar pertandingan tersebut sudah dikantongi panitia dan laga akan dimulai pada pukul 15.30. Untuk pertandingan tersebut, panitia mencetak 20.000 lembar tiket yang terbagi dalam kategori Rp 20 ribu, Rp 30 ribu, dan Rp 50 ribu. “Pihak keamanan menurunkan sebanyak 650 personel untuk mengamankan pertandingan,” ujarnya kepada wartawan, kemarin (22/9).

Mengenai kedatangan suporter Persija The Jakmania, Panpel belum mendapatkan informasi. Namun jika mereka datang akan disediakan tempat di tribun bagian timur utara. Di sisi tersebut, menurut Edi, mampu menampung sampai dua ribu penonton. “Biasanya memang datang yang dari Jogja dan sekitarnya. Tapi belum ada koordinasi,” imbuhnya.

Manajer PSS dr Arif Juli Wibowo mengatakan, melawan Persija menjadi agenda persiapan sebelum 16 besar. Skuad PSS yang masih tambal sulam akan diuji di laga tersebut. Sebab di babak perdelapan final lawan PSS juga memiliki skuad yang bagus. Arif merinci, lawan PSS di antaranya Persepam yang dilatih mantan arsitek Laskar Sembada Jaya Hartono.

Sedangkan Persita Tanggerang ditangani Bambang Nurdiansyah lengkap dengan pemain pengalaman. Adapun Kalteng Putra rata-rata diisi pemain asal Manado. “Ini menjadi kesempatan pemain baru PSS dan yang masih kami pantau,” ungkapnya.

Uji coba tersebut juga akan sangat dimanfaatkan karena setelahnya tim akan fokus ke perbaikan dan evaluasi sebelum laga pertama. “Tidak ada uji coba lagi,” tandasnya.

Pelatih Persija Muhhamad Zein Al Haddad mengatakan, pemusatan latihan timnya salah satunya memfokuskan pembenahan penempatan posisi dan finising pemain.

Ia juga masih mencari skema permainan dengan melakukan rotasi sejumlah pemain untuk mencari formasi yang paling tepat. Salah satu eksperimennya adalah mengubah pemain seleksi Jajang Mulyana yang biasa menjadi striker ditempatkan di center back. Menurutnya, Persija telah banyak memiliki stok penyerang dan minim pemain di posisi bek tengah. “Jajang kami pantau sampai nanti akhir TC,” ungkapnya. (riz/din/ong)