BANTUL – Manajemen Persiba Bantul memutuskan untuk menyewa bekas gedung Disperindagkop. Gedung ini direncanakan sebagai ganti kantor dan mess pemain. Hal itu sesuai dengan koordinasi dan rapat internal manajemen Persiba.

Mereka bahkan telah mengirim surat permohonan sewa gedung. Selanjutnya, jika disetujui langsung memindahkan seluruh aset yang masih tersimpan di bangunan lama yang akan ditempati Universitas Nahdlatul Ulama itu.

Sekretaris umum (Sekum) Persiba Bantul Heri Fahamsyah mengaku telah menghubungi sekretaris Askab PSSI Bantul dan Persiba Wikan Werdo Kisworo untuk membuat surat permohonan sewa gedung.

Terkait pengajuan itu, manajemen Persiba siap untuk menerima keputusan pemerintah terkait gedung mana yang akan diizinkan untuk disewa. “Bagi manajemen, yang terpenting gedung yang akan ditempai masih cukup layak,” katanya, kemarin (21/9).

Bupati Bantul Suharsono, mengungkapkan bahwa pemerintah siap untuk membantu Persiba jika memang pihak manajemen sudah melakukan komunikasi. Namun dia pun mengingatkan agar pihak manajemen langsung yang berkoordinasi dengan dirinya dan bukan diwakilkan. “Saya mau ketemu langsung, nanti bisa dikoordinasikan. Kan banyak aset pemerintah, dan bisa dicek bersama-sama,” tuturnya.

Pihak manajemen Persiba juga siap jika diminta menghadap bupati kapanpun. Menurut Heri, dengan segera menghadap bupati maka akan segera mendapatkan jalan keluar persoalan yang mendera Laskar Sultan Agung tersebut. “Jika diminta bertemu, kapanpun kami siap,” ujarnya. (riz/din/ong)